Mereka Kembali ke Rantau Tanpa Motor

SOLO (KRjogja.com) – Ribuan perantau dari berbagai daerah di wilayah Solo Raya, meninggalkan Terminal Bus Tirtonadi Solo dalam arus balik gelombang terakhir yang difasilitasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dengan tergopoh-gopoh, Minggu (17/7/2016). Sebagian pemudik, kembali ke perantauan dengan meninggalkan sepeda motor yang dibawa saat arus mudik lalu, di kampung halaman masing-masing.

Saat arus mudik lalu, jelas Kepala Terminal Bus Tirtonadi, Eko Susanto, jumlah sepeda motor pemudik yang diangkut menggunakan 31 truk, sejumlah 1.397 unit, namun saat arus mudik jumlah kendaraan menyusut menjadi 792 unit yang diangkut ke Jakarta menggunakan 28 armada truk. Sebagian memang ditinggalkan di untuk menunjang aktivitas kerabatnya di kampung, tambahnya menjawab wartawan di sela pemberangkatan pemudik gelombang terakhir di Terminal Bus Tirtonadi, Minggu (17/7/2016), atau juga sebagai tanda kebanggaan keluarga dengan kendaraan ber-plat nomor B, dan sebagainya. "Pada event serupa tahun-tahun sebelumnya, jumlah sepeda motor yang dibawa kembali ke perantauan, selalu menyusut," jelasnya.

Sedangkan jumlah pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis Kemenhub, tambahnya, saat arus mudik juga mengalami penyusutan. Jika saat kedatangan pada musim mudik lalu, jumlah pemudik tercatat 3.204 orang diangkut menggunakan 71 armada bus pariwisata, saat arus balik menyusut menjadi 2.084 orang diangkut menggunakan 45 bus. Kemungkinan, sebagian sudah balik ke Jakarta secara mandiri, karena menyesuaikan jadwal libur masing-masing, atau juga sebagaian masih berada di kampung halaman.

Sementara itu, berdasar pemantauan KRjogja.com di lapangan menyebutkan, para pemudik umumnya terburu-buru kembali ke perantauan, sehingga jadwal pemberangkatan yang direncanakan pujkul 10.00 dimajukan satu jam. Para pemudik yang sebagian besar sudah berada di Terminal Tirtonadi Solo pada Sabtu (16/7/2016) malam, mendesak petugas untuk segera diberangkatkan. Padahal, pemberangkatan telah dijadwalkan secara resmi disertai hiburan panggung musik dangdut, namun hal itu tak mengusik keterburuan para pemudik untuk segera diberangkatkan. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI