Meresahkan, Operasi PGOT Digencarkan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Satpol PP bersama Sat Sabhara Polres Karanganyar memburu gelandangan pengemis dan orang terlantar (PGOT) yang dianggap meresahkan warga. Sasarannya di persimpangan jalan protokol hingga perkampungan. 

"Makin sering saja laporan adanya pengamen mencopet dan orang gila mengamuk. Maka dari itu, kita giatkan lagi operasinya. Terlebih, kami didukung Polres Karanganyar melalui Satuan Sabhara," kata Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato, Jumat (23/02/2018). 

BACA JUGA :

Enam Orang Terjaring Razia PGOT

Razia, Satpol PP Amankan PGOT dan Miras Ilegal

Aksi meresahkan itu terdeteksi di ringroad Mojosongo sampai simpang tiga Sroyo. Para pengamen ditengarai juga memalak uang. Bersama aparatnya, Kurniadi mengamankan enam pemuda bertampang gelandangan ke markasnya. Setelah digeledah, tidak ditemukan benda membahayakan. Namun mereka tetap diperingatkan agar kembali ke rumah masing-masing dan berhenti menggelandang di Karanganyar. 

"Berdasarkan laporan, mereka memaksa pengguna jalan memberikan uang. Ini meresahkan. Langsung ditindaklanjuti mumpung gerombolannya masih sedikit," katanya. 

Ditambahkannya, pengamen yang sering beroperasi di wilayah Karanaganyar mengalami peningkatan jumlah yang signifikan setiap tahunnya. Menurutnya, para pengamen ini biasanya merupakan para pendatang dari wilayah Karanganyar. (Lim)

BERITA REKOMENDASI