Meski Tertatih, Pariwisata Bersiap Bangkit

KARANGANYAR,KRJOGJA.com – Sejumlah obyek wisata berencana buka kembali untuk umum di masa penormalan baru pascapandemi Covid-19. Para pengelola disarankan berkoordinasi dengan pemangku wilayah dan aparat keamanan setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar Titis Sri Jawoto mengatakan obyek wisata yang bersiap buka diantaranya New Balekambang pada 28 Mei dan Museum Atsiri pada 6 Juni 2020. Dua destinasi milik swasta itu unggulan di Tawangmangu, namun sempat tutup selama pandemi Covid-19.

“Pemerintah kabupaten tidak meng-iya-kan permintaan buka. Terlebih ini masih belum aman penyebaran Covid-19. Hanya saja kami menyarankan supaya berkoordinasi ke wilayahnya. Terutama kepolisian. Tentu saja syarat-syarat wajib dipatuhi demi memutus mata rantai penyebaran virus,” kata Titis kepada wartawan di kantornya.

Selain dua destinasi itu, sejumlah tempat hiburan juga menunjukkan niatan membuka kembali tempat usahanya. Sementara itu, destinasi wisata milik pemerintah di Karanganyar tetap tutup. Seperti Candi Sukuh, Sapta Tirta Pablengan, Candi Cetho, Museum Manusia Purba Klaster Dayu, Sekipan dan sebagainya.

“Aset wisata pemerintah sudah pasti masih ditutup. Kita hanya punya destinasi milik Kemendikbud dan Perhutani. Sedangkan milik swasta, manajemennya bersiap buka,” katanya.

Ia mengatakan pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan menyesuaikan diri di masa penormalan baru. Berbagai persiapan pelaku usahanya telah dimulai. Hanya saja untuk mengembalikan kondisi ke semula, Titis memprediksi tidaklah instan. Penggunaan keuangan masih terkonsentrasi di pemenuhan kebutuhan pokok seperti sandang pangan papan dan finansial lainnya. Sedangkan kebutuhan plesiran bukan prioritas saat ini.

Ia menyebut warga di sejumlah kawasan wisata di Tawangmangu masih sensitif terhadap kunjungan masyarakat luar. Mereka butuh penyesuaian diri sebelum mantap membuka wilayahnya pascapandemi covid-19.(Lim)

BERITA REKOMENDASI