Minat Mendaftar Calon TNI AD Tak Terhalang Pandemi

Editor: Agus Sigit

Pantauan KR di Makodim, seratusan pendaftar menjalani pembinaan jasmani oleh anggota Kodim. Bentuk latihan yang diberikan meliputi lari Jasmani A, yaitu lari berdurasi 12 menit. kemudian samapta B yang terdiri dari Pull Up, Sit Up, Lunges, Push Up, dan Shuttle Run. Guna menegakkan protokol kesehatan, sebagian mengikutinya pada pagi hari sedangkan sisanya sore.

“Enggak ada perubahan karena pandemi. Budaya kita, masih meminati jadi pegawai. Harapan saya dengan banyaknya animo masyarakat, kemungkinan menjaring calon prajurit akan lebih besar,” katanya.

Seorang pendaftar calon TNI bernama Syafrie Fadhil Wirayudha mengaku serius menjalani latihan praseleksi ini. Ia terinspirasi menjadi prajurit seperti ayahandanya. Mengenai pelatihan jasmani ini, ia mengaku tidak mudah. Terlebih di masa pandemi.

“Cukup berat. Tapi saya harus bisa. Tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas lulusan SMAN Gemolong ini.

Sedangkan peserta pelatihan dari lulusan SMAN 1 Mojolaban, Widia Kusuma mengaku cita-citanya memang menjadi anggota TNI. Ia mengaku tergugah membaktikan diri ke negara.

“Informasi tentang perekrutan saya akses di website. Kebetulan ada pendampingan dari Makodim. Saya lalu ikut,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI