Minibus Seruduk Motor, 2 Tewas

SRAGEN (KRjogja.com) – Dua orang tewas dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi di jalan raya Sragen-Batujamus, tepatnya di Dukuh Dulang Asri, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Sragen, Kamis (18/8/2016). Kecelakaan melibatkan sepeda motor beronjong yang diseruduk minibus Nissan Grand Livina.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal saat minibus nopol AD 9119 HY yang dikemudikan Bayu Tri Wibowo (25), warga Dukuh Purworejo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedawung, Sragen, melaju kencang dari arah Sragen. Mendekati lokasi kejadian, di depannya melaju sepeda motor beronjong Honda Kharisma nopol AD 3915 JY yang dikemudikan Sunarwan (65) warga Dukuh Randurejo RT 09/RW 03, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kondisi jalan raya yang masih gelap membuat sopir minibus tidak melihat sepeda motor yang melaju di depannya. Tanpa ampun, sepeda motor yang membawa dagangan plastik untuk dijual di Pasar Dulang ditabrak dari belakang. Tubuh Sunarwan terpelanting mengenai aspal dan kemudian terperosok ke parit irigasi sawah pinggir jalan.

Setelah menabrak motor, minibus melaju tak terkendali hingga akhirnya menabrak pohon besar di sebelah kanan jalan. Pengendara motor tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan sopir minibus yang sempat terjepit di bodi mobil tewas dalam perjalanan ke RSUD Sragen.
"Sopir minibus sepertinya hendak melarikan diri setelah menabrak motor. Mungkin karena gugup, mobil malah oleng hingga akhirnya menghantam pohon. Mobil bahkan sempat terbakar," ujar Domo (35)  saksi mata yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Domo, lokasi kejadian kecelakaan dengan tempat mobil menabrak pohon berjarak sekitar 150 meter. Sehingga dimungkinkan mobil berusaha melarikan diri setelah menabrak motor. "Kami sempat menyelamatkan penumpang mobil perempuan. Kelihatan lukanya cukup parah tapi tetap sadar dan dilarikan ke RSUD," jelasnya.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui Kanitlaka Iptu Sudarmaji membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kecelakaan terjadi karena minibus melaju kencang sementara kondisi jalan raya masih gelap dan tidak ada lampu penerangan. "Kejadian sekitar Subuh, dimana jalan masih sepi dan gelap. Dimungkinkan sopir minibus tidak melihat ada motor melaju di depannya," ujarnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI