Minta Dispensasi, Bupati Surati Pertamina

SRAGEN (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan mengirim surat ke PT Pertamina terkait larangan pembelian premium di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) menggunakan jeriken. Isinya, meminta ada dispensasi khusus, terutama bagi para petani yang selama ini membeli premium untuk menghidupkan mesin pompa air.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada wartawan Jumat (12/08/2016) mengatakan, kebijakan pelarangan pembelian premium menggunakan jeriken ini jelas merugikan para petani di Sragen. Apalagi selama ini hampir 50  petani petani di Sragen masih mengandalkan mesin pompa air untuk mengaliri sawah. "Tentunya kami secepatnya akan menyikapi kebijakan ini. Kami akan mengirim surat ke Pertamina minta dispensasi khusus untuk petani Sragen," ujarnya.

Menurut Yuni, harus ada solusi konkrit terkait kebijakan baru PT Pertamina ini agar petani tidak merasa dirugikan. Secepatnya pemkab akan mengumpulkan data berapa jumlah petani yang masih memakai mesin pompa air yang berbahan bakar premium. "Nanti akan kami rapatkan dulu dengan dinas terkait. Yang jelas, harus ada solusi agar petani tidak dirugikan," jelasnya.

Selain mengirim surat ke Pertamina, jelas Yuni, pemkab juga akan lebih mengotimalkan saluran irigasi yang ada dan pembuatan embung baru. Di beberapa titik, nantinya akan dibangun embung sebagai tempat untuk menyimpan air sebelum dialirkan ke sawah. (Sam)
 

BERITA REKOMENDASI