Miskin Peserta, Penilaian Desain Tetenger Kampung Gagal Dilakukan

SOLO (KRjogja.com) – Sayembara pembuatan desain tetenger kampung yang dimotori Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, miskin peserta, meski panitia telah memperpanjang masa pendaftaran hingga dua kali. Akibatnya, pihak panitia mengurungkan proses penilaian, serta menunda hingga tahun depan, sebab jumlah peserta hanya 8 karya, sedangkan batas minimal ditetapkan 10 karya.

Iswan Fitradias, Panitia Sayembara Tetenger Kampung, menjawab wartawan di kantornya, Kamis (24/11/2016) menjelaskan, hingga batas akhir masa pendaftaran Kamis (10/11/2016) lalu, jumlah peserta hanya tujuh orang masing-masing memasukkan satu karya. Karena belum memenuhi batas minimal sejumlah 10 karya, tambahnya, masa pendaftaran diperpanjang hingga Senin (21/11/2016), tetapi pertambahan peserta hanya satu orang.

Ketentuan sayembara yang dituangkan dalam pengumuman baik pada selebaran, ataupun website Pemkot Solo serta media lain, tambah Iswan, memang disebutkan klausul, jika jumlah peserta peserta kurang dari 10 orang, proses penilaian tidak bisa dilanjutkan. Rencananya, sayembara desain tetenger kampung ditunda hingga tahun 2017 depan, sebab pelaksanaan lomba ini dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 yang segera berakhir Desember nanti. (Hut)

BERITA REKOMENDASI