Mulai Ancang-ancang Jaring Calon

SOLO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali ancang-ancang menjaring calon Sekretaris Daerah (Sekda), menyusul Budi Yulistyanto yang dilantik menjadi Sekda Solo September 2016 lalu, akan memasuki masa pensiun pada Juli 2018 mendatang. Diproyeksikan, pergantian pejabat tertinggi di kalangan birokrasi tingkat kota ini, tidak terjeda dengan Pelaksana Tugas (PlT), karena pejabat definitif pengganti, telah disiapkan sejak awal.

Menjawab wartawan, di kantornya, Kamis (20/7/2017), Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, dinamika pergantian pejabat sebagai hal wajar, apalagi terkait dengan masa pensiun. Ketika Budi Yulistyanto terpilih dan dilantik menjadi Sekda Solo September 2016 silam, sejak awal diketahui secara pasti, masa jabatan yang bersangkutan hanya selama kurang dari dua tahun.

Justru masa jabatan yang relatif pendek tersebut, menurut pria yang akrab disapa Rudy, memunculkan banyak hal positif terhadap kinerja pejabat bersangkutan. Secara logis, pejabat tersebut hampir pasti akan bekerja sebaik mungkin pada masa-masa akhir pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga meninggalkan jejak dan kenangan yang baik.

Sebaliknya masa jabatan yang terlalu lama, terbuka kemungkinan bagi penurunan motivasi kerja, selain pula dapat menimbulkan kecemburuan di kalangan ASN. Tak menutup kemungkinan, Sekda terpilih pengganti Budi Yulistyanto, nantinya juga terbatasi masa jabatan kurang dari 2 tahun. "Tak masalah jika harus berulang kali dilakukan seleksi Sekda, namun kinerja birokrasi serta pelayanan terhadap masyarakat dapat dilakukan secara prima," ujarnya.

Menjawab pertanyaan waktu pendaftaran calon Sekda, Rudy menjelaskan, akan diwalai dengan pembentukan tim seleksi yang melibatkan kalangan akademisi dan tokoh masyarakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 13 tahun 2014. Proses pemilihan Sekda, sepenuhnya diserahkan kepada tim seleksi, dengan mengikuti tahapan yang ditetapkan, mulai dari pendaftaran calon secara terbuka, seleksi administrasi, uji rekam jejak, hingga penilaian kepemimpinan serta kompetensi.

Dia berharap, seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Solo yang memenuhi syarat pencalonan, ikut bersaing dalam bursa Sekda ini, sehingga kompetisi lebih prima. Dengan begitu, nantinya dapat terpilih sosok Sekda yang ideal, diantaranya mampu mengkoordinasikan kebijakan walikota ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memahami anggaran dan berkemampuan memimpin Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), loyal terhadap pemerintah kota, dan sebagainya.(Hut)

 

BERITA REKOMENDASI