Mural “Susi Tenggelamkan Kapal Asing” Lokasi Favorit Selfie

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRJOGJA.COM) – Ada lokasi baru untuk jujugan selfi anak muda sembari mencontoh semangat subyeknya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dengan perintahnya yang lagi viral di media sosial, “Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan”  .

Setidaknya karya lukisan mural di dinding jalan protokol kota Solo Jalan Slamet Riyadi , simpang empat Nonongan, Solo hasil karya seniman kondang asal Solo, Prof Sardono Waluyo Kusumo dapat mewakili masyarakat akan kerinduan sosok pemimpin pemberani dan nekad seperti Susi yang telah menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan.  

Susi Pudjiastuti yang mendengar kalau dilukis mural oleh Sardono dan kawan-kawannya di tembok jalan protokol kota Solo sempat penasaran. “Saya ini sering di bully dan dimaki di media sosial. Lhah ini ada-ada saja Mas Sardono seniman kondang mau-maunya saya dijadikan obyek lukisan muralnya,” tutur Susi saat menengok lukisan mural “Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan” yang panjangnya sekitar empat meter dengan lebar 2,50 meter, Rabu (20/9/2017). 

Lokasi lukisan itu kini seolah telah menjadi tempat pariwisata baru, terutama untuk penggemar potret selfi dengan latar belakang gambar mural Susi yang memerintahkan “Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan”. Di dinding sebelahnya ada lukisan Presiden Jokowi berdandan ala tukang becak , dengan satu unit kendaraan becak sungguhan.

Sardono kepada wartawan mengatakan dirinya dan pelukis mural Solo terilhami saat perayaan 17 Agustus 2017 lalu,  sepertinya belum ada tokoh yang mengilhami generasi muda untuk tidak sekadar bicara namun berbuat untuk menunjukkan kedaulatan bangsa terutama di lautan sebagai negara maritim. “Saat saya merenung tiba-tiba ada suara seperti suara bu Susi yang menggelegar mengancam akan menenggelamkan kapal pencuri ikan yang beroperasi di negara berdaulat seperti Indonesia. Akhirnya disepakati oleh teman-teman seniman untuk melukis mural bu Susi yang bersemangat menenggelamkan kapal negara asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Tugas bu Susi juga berat karena juga harus memerangi mafia illegal fishing yang tidak jarang di back up oleh pejabat dan orang kuat dari Indonesia,”papar Sardono.

Tugas seniman, lanjut Sardono diantaranya memberi inspirasi. “Ini ada tokoh perempuan yang luar biasa meski lulusan SMP jadi menteri Kelautan dan Perikanan di negara maritim seperti Indonesia . Perempuan itu  berani menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan bahkan mendapat penghargaan internasional dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Ini  harus diapresiasi  sehingga dapat diteladani generasi muda lainnya, kalau di negara besar dan berdaulat seperti Indonesia jangan pernah lagi menjadi obyek dihisap, di eksploitasi sumber dayanya sejak jaman penjajajah hingga jaman illegal fishing (pencurian ikan di laut Indonesia)  sekarang ini oleh kapal negara asing.

Menanggapi Sardono, Susi mengatakan dirinya lebih terinspirasi akan tugas menjaga kedaulatan di laut untuk menjaga kekayaan hasil laut untuk kepentingan anak cucu generasi bangsa Indonesia mendatang. “Ya mural itu pertanda ada dukungan  rakyat Indonesia termasuk seniman untuk ikut memerangi mafia dalam illegal fisihing,” ujar Susi Pudjiastuti. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI