Nekat Buka Lagi Usaha, Satpol PP Semprit Toko Modern

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah toko modern yang sebelumnya ditutup dan akan kembali buka usaha mendapat peringatan keras petugas.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo akan bertindak tegas dengan kembali melakukan penutupan paksa apabila pemilik toko modern mengabaikan aturan.  Masyarakat juga dipersilahkan melapor apabila menemukan pelanggaran di lapangan. 

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Minggu (28/7) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo bertindak tegas karena memang sejak awal pemilik atau pengelola toko modern yang ditutup petugas menyalahi aturan perizinan. Sebab toko modern tersebut tidak memiliki izin operasional atau memiliki izin namun tidak sesuai dengan keperuntukan. Selain itu juga karena izin tersebut telah habis namun pemilik tidak menutup usahanya. 

Usai penutupan Satpol PP Sukoharjo tidak membiarkan begitu saja namun tetap menurunkan anggotanya melakukan patroli. Hasilnya diketahui ada petugas menemukan pelanggaran dimana toko modern yang sudah tutup berusaha membuka kembali usahanya. 

“Ada petugas yang berpatroli mengetahui dan langsung memberikan peringatan keras. Kalau yang belum buka atau baru sebatas akan membuka kembali usahanya maka cukup peringatan. Namun bila kedapatan sudah nekat membuka kembali usahanya maka akan dilakukan penindakan tegas dengan penutupan paksa lagi,” ujarnya. 

Peringatan tersebut diberikan terhadap toko modern yang sebelumnya sudah ditutup Satpol PP Sukoharjo namun akan membuka kembali usahanya. Bentuk pelanggaran yang ditemukan yakni hanya mengganti nama saja. 
“Konsep usahanya tetap sama seperti toko modern yang sudah ditutup petugas. Namun pemilik hanya mengganti nama dan itu tidak boleh karena mereka tetap melakukan pelanggaran perizinan. Jadi harus tutup,” lanjutnya. 

Satpol PP Sukoharjo mempersilahkan masyarakat memberikan informasi pada petugas apabila menemukan pelanggaran di lapangan. Nantinya akan dilakukan pengecekan termasuk penindakan apabila memang laporan dari masyarakat benar. 
“Terakhir pada Juni kemarin ada sekitar delapan toko modern ditutup Satpol PP Sukoharjo. Itu dulu yang akan kami awasi,” lanjutnya. 

Pemantauan juga dilakukan terhadap toko modern lainnya yang terlebih dahulu sudah ditutup Satpol PP Sukoharjo. Toko modern yang tersebar dibanyak wilayah membuat petugas harus ekstra melakukan pemantauan. (Mam) 

 

BERITA REKOMENDASI