Nekat Konvoi Puluhan Motor Digiring Polisi 

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Tim gabungan Polres Karanganyar menjaring 30 sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan hingga menggunakan knapol blombongan dalam operasi yang digelar di sejumlah lokasi pada Sabtu-Minggu (9-10/10/2021). Mayoritas pelaku pelanggar tertib berlalulintas tersebut merupakan remaja.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengatakan operasi dilaksanakan oleh tim gabungan dari berbagai satuan di Polres setempat. Operasi dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga subuh.

Petugas melakukan patroli ke wilayah yang berpotensi kerap digunakan sebagai tempat berkumpulnya motor dengan knalpot brong-brongan seperti Jaten, Karanganyar Kota, Karangpandan, Tawangmangu dan lainnya.  “Petugas patroli dengan menyisir kawasan perkotaan seperti Jalan Lawu dan Papahan. Hasilnya kami menemukan ada 30 kendaraan knalpot brong,” katanya, Senin (11/10/2021).

Selanjutnya 30 kendaraan motor tersebut disita dan diamankan di Satlantas Polres Karanganyar. Bagi pelanggar, petugas memberikan surat teguran. Sedangkan saat mengambil kendaraan, pelanggar diminta melengkapi syarat teknis kendaraan seperti mengganti knalpot brong sesuai standar, memasang spion, pelat nomor dan kelengkapan kendaraan lainnya.

“Pengambilan kendaraan dimulai hari ini sampai besok. Kami minta mereka mengganti knalpot dan melengkapi kendaraaan sesuai standar,” katanya.

Operasi akan terus digelar tim gabungan Polres Karanganyar. Pihaknya akan menindak para pelaku pelanggar tersebut. Dasarnya adalah UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Surat Perintah Kapolres Karanganyar Nomor : SPRIN /2865 /X/OPS.2./2021 Tanggal 09 Oktober 2021 tentang pelaksanaan penindakan pelanggaran kasat mata / knalpot brong di wilayah Hukum Polres Karanganyar.

Diharapkan operasi yang digelar secara rutin ini memberi efek jera bagi para pelanggar terutama kaum ABG. Penggunaan knalpot brong sangat merugikan pengguna jalan lain karena bising. Tak cukup menggeber gas, mereka juga berjingkrak-jingkrak di sepeda motor.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga memberikan imbauan menjaga kondusivitas wilayah Karanganyar. Lantaran masih pandemi Covid-19, pihaknya tak lupa mengingatkan agar warga tetap patuh terhadap protokol kesehatan seperti menggunakan masker, tidak berkerumun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan rajin mencuci tangan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI