NPC Indonesia Bakal Gelar Latihan Offline

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – National Paralympic Committe (NPC) Indonesia mulai 1 Oktober, siap menggelar pemusatan latihan kontingen Paralympic Jepang 2021 secara offline. Langkah ini harus dilakukan menyusul turunnya kondisi para atlet ketika menjalani program latihan mandiri di rumah masing-masing.

Selama masa pandemi Covid 19, para atlet menjalani program latihan mandiri dengan dipantau secara online. Namun upaya itu ternyata tidak membuahkan hasil menggembirakan. Banyak atlet yang kondisinya drop, karena mereka mengalami berbagai problem. Diantaranya atlet kesulitan mendapat venue maupun waktu latihan.

“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, akhirnya diputuskan melaksanakan program Pelatnas offline untuk memperbaiki dan menjaga performa atlet. Pelatnas dimulai 1 Oktober,” jelas Rima Ferdiyanto, wakil Sekjen NPC, Kamis (25/9)

Jumlah atlet yang diundang ke Solo sebanyak 35 atlet. Mereka akan mengikuti Pelatnas sampai Desember. Atlet yang telah lolos ke Jepang baru 15 orang, sementara 20 atlet yang lain masih akan berjuang merebut tiket ke Paralympic. Mereka akan turun di 8 cabang olahraga: tenis meja, angkat berat, bulutangkis, atletik, renang, balap sepeda, panahan.

Terkait dengan protokol kesehatan, Rima menjelaskan NPC akan menerapkan secara ketat. Sejak atlet berangkat dari daerah, tiba di Solo, di hotel maupun selama berada di venue.

“Para atlet akan diswap, dan hotel yang dipakai tidak boleh menerima tamu. Begitu juga venue,” jelas Rima. Untuk para wartawan yang akan masuk ke venue harus rapid. NPC akan menyiapkan rapid tes untuk para wartawan.

Rima menjelaskan, jadwal Paralympic Jepang telah ditetapkan pada 24 Agustus hingga 6 September 2021. Namun pada Januari sudah ada event untuk perebutan poin menuju Jepang yang akan diikuti 20 atlet.-(Qom)

BERITA REKOMENDASI