OJK Ingatkan Masyarakat tak Pinjam Uang di Tekfin Ilegal

SOLO, KRJOGJA.com – Rati Connie Foda
Deputi Direktur Perizinan dan Pengawasan Financial Technologi (Fintec) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagi tips atau langkah-langkah yang perlu diketahui masyarakat sebelum pinjam duit online (pinjol).

"Masyarakat harus mendapatkan edukasi yang baik, menyusul maraknya aplikasi yang sering disebut pinjaman online (pinjol), rentenir online dan financial technologi (fintech) ilegal yang merenggut banyak korban," ujar Rati Connie Foda menjawab pertanyaan KRJOGJA.COM saat pelatihan wartawan bertajuk "Peran Media dalam Pengembangan Industri Keuangan di Solo Raya yang digelar OJK Kota Solo, Sabtu (3/8/2019).

Selain Rati Connie Foda bertindak sebagai pembicara adalah Plh Kepala OJK Solo Triyoga Laksito dan Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kota Solo Antonius Yudianto.
Deputi Direktur Perizinan dan Pengawasan Fintec atau Teknologi Finansial (Tekfin) OJK Rati Connie Foda mengatakan  masyarakat agar berhati-hati, pastikan meminjam di perusahaan yang terdaftar / berijin di  OJK . "Cek legalitas perusahaan pemberi pinjaman melaui telepon OJK 157 atau website OJK www.ojk.go.id " katanya.

Langkah kedua masyarakat agar pinjam sesuai kebutuhan produktif dan maksimal 30 persen dari penghasilan. "Pinjam di lembaga teknologi finansial (tekfin) itu untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif dan tidak melebihi 30 persen dari penghasilan agar tidak memberatkan pertimbangan tanggungan atau cicilan lain yang juga harus dibayar," katanya.
Langkah lainnya dalam hal pinjam tekfin, lunasi cicilan tepat waktu. "Bayar cicilan tepat waktu untuk menghindari denda yang membengkak. Agar tidak lupa membayar , pasang alarm kalender di telepon seluler (ponsel) atau beri tanda pada kalender di rumah atau kantor,"ujarnya.

Peminjam tekfin jangan lakukan gali lubang tutup lubang. "Jangan membayar pinjaman dengan pinjaman yang baru unt menghindari dari terlilit hutang. Jadikan membayar cicilan prioritas utama setelah menerima gaji," tandas Rati Connie Foda.

Peminjam tekfin harus
mengetahui bunga dan denda pinjaman sebelum meminjam. "Pelajari dan survey terlebih dahulu bunga dan denda yang ditawarkan. Pilihlah pinjaman online yang menawarkan bunga dan denda paling rendah untuk meringankan cicilan."ujarnya.

Rati Connie Foda juga menyarankan peminjam online untuk memahami
kontrak perjanjian peminjaman online ( pinjol). "Baca dengan teliti kontrak perjanjian yang ditawarkan , dan ajukan pertanyaan kepada lembaga tekfin apabila belum jelas," papar Rati Connie Foda.

Rati mengatakan OJK telah membentuk
Satgas Waspada Investasi untuk melindungi kepentingan masyarakat. Diakui saat ini fintech ilegal masih banyak beredar di masyarakat. Untuk itu masyarakat diimbau untuk berhati-hati memilih fintech lending.

OJK melalui Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan 803 entitas Penyelenggara Layanan Pinjaman Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Fintech Peer To Peer Lending atau P2P). Angka tersebut merupakan akumulasi sejak Juli 2018 hingga Februari 2019. (Hwa).

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI