Orang Tua Masih Khawatir Penularan Corona Jelang Pembelajaraan Tatap Muka

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo menerima keluhan berupa kekhawatiran dari orang tua murid terkait rencana penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah Januari mendatang. Keluhan disampaikan orang tua murid melalui sekolah mengingat kondisi sekarang masih zona merah dan status kejadian luar biasa (KLB) virus corona. Meski demikian, persiapan terus dilakukan dan siap diterapkan bulan depan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Kamis (10/12), mengatakan, keluhan muncul berupa rasa kekhawatiran orang tua murid disampaikan melalui sekolah dan diteruskan ke dinas. Kekhawatiran tersebut dianggap wajar mengingat kondisi sekarang masih zona merah dan status KLB virus corona sesuai dengan keluhan orang tua murid.

“Ada keluhan berupa rasa kekhawatiran dari orang tua murid khususnya yang memiliki anak anak usia sekolah PAUD, TK dan SD. Para orang tua murid khawatir anak anak mereka akan tertular virus corona karena kondisi sekarang masih zona merah dan KLB virus corona. Kami anggap wajar itu dan segera dicarikan solusi,” ujarnya.

Darno menjelaskan, anak anak khususnya usia PAUD dan TK memerlukan perhatian dan pengawasan khusus dari guru atau tenaga pendidik di sekolah. Sebab anak anak tersebut belum memiliki kepekaan terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Tentu beda pengawasan anak usia PAUD dan TK dengan SMP dan SMA. Protokol kesehatan tetap wajib diterapkan saat pembelajaran tatap muka di sekolah diterapkan Januari nanti,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI