Pabrik Genteng Listrik di STP Bidik Lulusan SMK

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Pabrik genteng listrik di kawasan Solo Techno Park (STP) yang dijadwalkan beroperasi Mei depan, mulai merekrut karyawan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hingga saat ini, setidaknya 50 lulusan SMK dengan latar keahlian bidang kelistrikan, dinyatakan lolos seleksi. Perusahaan patungan antara STP dengan PT Artha Surya Indotama (ASI), serta PT SEUM I&C dari Korea Selatan (Korsel) ini masih membutuhkan sedikitnya 100 tenaga kerja lagi.

Direktur Utama PT ASI, Surya Winata, menjawab wartawan, usai melaporkan perkembangan pendirian pabrik genteng panel surya kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Balaikota, Rabu (21/3), mengungkapkan, 50 lulusan SMK yang dinyatakan lolos, tercatat sebaga warga Solo. Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, memang diprioritaskan bagi warga Solo, sebab salah satu misi perusahaan memang menyedot tenaga kerja lokal, selain pula penyediaaan energi listrik terbarukan sebagaimana program pemerintah pusat.

Perusahaan tidak mematok persyaratan berat dan rumit, tambah Surya, cukup lulusan SMK dengan sedikit pengetahuan dan pemahaman tentang kelistrikan, serta siap bekerja keras. Tenaga kerja yang dinyatakan lolos seleksi, nantinya akan diberikan pelatihan selama dua pekan tentang kelistrikan serta sistem kerja, sebelum perusahaan mulai beroperasi Mei depan. Diproyeksikan, pada bulan April depan, seluruh kebutuhan tenaga kerja telah terpenuhi, kemudian pelatihan dilangsungkan pada awal Mei.

Sebagaimana dikhabarkan, perusahaan patungan berteknologi canggih asal Korsel tersebut akan memproduksi genteng panel surya beserta kelengkapannya, termasuk bola lampu Light Emmiting Diode (LED). Genteng panel surya, terbuat dari bahan semacam keramik dilengkapi chip penangkap sinar matahari, lalu dihubungkan dengan kapasitor yang berfungsi sebagai penyimpan arus listrik, dan langsung didistribusikan pada bola lampu LED. Ada dua jenis panel surya yang bakal diproduksi, masing-masing dalam bentuk genteng listrik berkekuatan 8 watt per biji, serta lempengan panel surya berkapasitas mulai dari 20 watt.

Menjawab pertanyaan harga genteng listrik, Surya menyebut, sangat terkangkau masyarakat kelas bawah sekalipun, sebab satu unit berkapasitas 8 watt dipatok harga Rp 89 ribu. Satu buah genteng listrik, setidaknya dapat didistribusikan untuk dua hingga tiga bola lampu LED, sehingga cukup untuk penerangan rumah tangga kecil. Selain membangun pabrik genteng listrik, saat ini pihaknya juga tengah merampungkan pembuatan taman edukasi di sekitar STP sebagai wahana pendidikan bagi masyarakat tentang energi terbarukan. (Hut)

BERITA REKOMENDASI