Paket Bantuan Tak Sesuai Spesifikasi, Satu CV Disanksi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Satu perusahaan penyedia paket sembako disanksi Pemkab Karanganyar. Takaran dan kualitas barang yang disuplainya tak sesuai spesifikasi.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos Karanganyar, Marno mengatakan Pemkab menggandeng lima CV untuk menyediakan sembako bagi warga Karanganyar terdampak pandemi Covid-19. Total pengadaan sembako bersumber APBD tersebut Rp 18 miliar. Per paket bantuan senilai Rp 200 ribu berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan dan sebagainya. Dengan dana tersebut, Pemkab dapat membeli 90 ribu paket. Dalam perjalanannya, aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) mendapati penyusutan harga paket sembako karena rekanan tidak bisa memenuhi kualitas dan bobot yang disepakati bersama.

“Indeks nominal per paket yang diajukan satu CV senilai Rp 200 ribu, tidak bisa disetujui. Setelah ditimbang ada penyusutan sehingga indeksnya diturunkan,” kata Marno kepada KR

di ruang kerjanya.

BERITA REKOMENDASI