Pamsimas Rusak, Ratusan Jiwa Andalkan Bantuan Air Bersih

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikirim ke Dusun Bugis Desa/Kecamatan Jumapolo dan Dusun Buntung Desa Gerdu Kecamatan Karangpandan. Ratusan penduduk di dua desa itu tak bisa lagi mengandalkan sarana pamsimas dan mata air alami di musim kemarau. 

"Di Gerdu, didropping dua hari sekali seperti permintaan kades. Di sana sudah disediakan tandon permanen 1.100 liter untuk menampung bantuan air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko melalui Sekretaris BPBD Hendro Prayitno kepada KR, Sabtu (28/9). 

Truk tangki air berkapasitas 5.000 liter disalurkan ke 33 keluarga di Rt 03/Rw IV Dusun Buntung. Pamsimas di wilayah tersebut mengalami kendala sehingga air artesis tak dapat keluar lancar. Musim kemarau juga mengeringkan sumber air lainnya, sehingga tak dapat dimanfaatkan. Hendro mengatakan, kondisi demikian bukan pertama kali dialami.

"Tahun lalu juga sama. Pak kades meminta bantuan dengan surat resmi ke BPBD. Air bersih untuk memasak dan minum. Namun tidak untuk MCK," katanya. 

Sedangkan di Jumapolo, warga di Dusun Bugis meminta dropping air bersih secara kontinyu mulai Jumat (27/9). Selain dibantu BPBD, air bersih juga donasi sukarelawan. 

"Pamsimas mati. Air sumur juga keruh. Konsumsi harian harus menggunakan air bersih. Jumat sudah dikirim dua tangki kapasitas per unit 5.000 liter. Sebagian kebutuhan dicukupi warga dengan meminta di Rt 02 dan 03 yang memiliki Sipas," kata Kadus Pencil Dusun Bugis, Gitodarsono. 

Disebutnya, sebanyak 220 jiwa dari 22 keluarga di Rt 01/Rw XIII sangat membutuhkam bantuan itu. Oleh warga, air bersih bantuan tersebut ditampung di bak nonpermanen. 

Relawan Tetuko, Giyanto mengatakan bantuan air bersih dari sukarelawan untuk meringankan beban warga Dusun Bugis yang mengalami kekeringan. Ia mengatakan, warga dusun kesulitan memperbaiki secara mandiri pamsimasnya yang rusak. 

"Sekarang pamsimasnya mati. Mungkin kurang perawatan. Sedanglan sumurnya keruh karena selama ini jarang diperhatikan. Keluarnya keruh, terpaksa untuk MCK saja," katanya.

Tercatat, BPBD mengirim bantuan air bersih ke tiga lokasi di musim kemarau ini. Selain di Jumapolo dan Karangpandan, juga di Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI