Pandemi Covid-19, Pendapatan Daerah Karanganyar Turun Rp 186,8 M

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp 186,8 miliar di tahun 2020. Sektor penyumbang PAD sepi seperti retribusi parkir, pasar tradisional dan jasa umum lainnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menggali potensi sumber pendapatan dan memaksimalkannya supaya penurunan PAD tidak sebesar prediksinya.

“OPD diharapkan mencari sumber-sumber pendapatan daerah yang mengisi kekosongan anggaran,” katanya kepada KR, Minggu (5/7/2020). Ia mengakui semua sektor terguncang akibat pandemi Covid-19. PAD yang berkurang signifikan itu mengubah rencana pendapatan daerah yang semula Rp 2.225.308.095.000 menjadi Rp 2.038.480.630.422 atau berkurang 8,40 persen.

BERITA REKOMENDASI