Pantau Harga, Kemendag Terjunkan Ratusan Staf Khusus

SOLO,KRJOGJA.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag), menerjunkan tak kurang dari 150 staf ke sejumlah daerah di Indonesia untuk memastikan harga kebutuhan pokok pada musim Lebaran terjaga stabil. Ratusan staf dari pusat yang dibantu Satuan Tugas (Satgas) Pangan serta Dinas Perdagangan di daerah, selain memantau perkembangan harga, juga ketersediaan pasokan aneka jenis kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Menjawab wartawan, di sela memantau pelaksanaan pasar murah di Pondok Pesantren Al-Qur’anyy Az-Zayadiyy dan Al Muayyad, Minggu (18/6/2017) malam, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyebutkan, hingga satu pekan menjelang Lebaran, perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok cenderung stabil, bahkan beberapa komodiats mengalami penurunan. Kondisi seperti itu, diharapkan akan terus bertahan hingga sepekan pasca Lebaran nanti, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan tanpa harus dibebani kenaikan harga.

Persediaan berbagai kebutuhan pokok hingga Lebaran nanti dalam kondisi aman, jelasnya, bahkan lebih dari cukup. Hari-hari terakhir memang sempat terjadi kekurangan pasokan bawang putih jenis tertentu di beberapa kota, namun seketika itu juga langsung dilakukan penambahan pasokan, hingga harga kembali stabil. "Pada saat akhir pekan biasanya permintaan masyarakat memang cukup tinggi, sehingga persediaan menipis, dan biasanya berdampak pada kenaikan harga," ujarnya sembari menyebut, tapi pada hari Senin, pasokan kembali melimpah.

Pengalaman selama ini menunjukkan, setiap kali tiba bulan Ramadhan hingga Lebaran, selalu saja diwarnai dengan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, bahkan kadang di luar kendali. Ini tantangan cukup besar, ujarnya, sehingga Kemendag menerapkan sistem baru untuk memantau perkembangan harga serta ketersediaan pasokan, dengan menerjunkan staf khusus ke daerah-daerah yang dinilai rawan mengalami gejolak harga. Setiap kali menemui gejala yang dianalisis dapat berdampak pada gejolak harga, langsung dikoordinasikan dengan pihak terkait, seperti Bulog, distributor, dan lain-lain, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI