Papmiso Indonesia Bantu Anggota Dapatkan Sertifikat Halal

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Ketua Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia, Maryanto SBY berkomitmen membantu seluruh anggotanya mempunyai sertifikat halal. Dari sekitar 5 ribu pedagang mi bakso yang tersebar dari Sabang sampai Merauke belum ada 40 anggota yang mengantongi sertifikat halal tersebut.

“Padahal agar tidak kehilangan pasar (pelanggan) pedagang kuliner khususnya mi bakso harus lolos uji sertifikasi halal,” kata Maryanto usai menghadap Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno selaku Wanhat Papmiso lndonesia di kantor Pemkab Wonogiri, Jumat (21/05/2021).

Masih minimnya anggota Papmiso yang belum memiliki sertifikat halal, membuat Papmiso hadir memberi edukasi sekaligus membantu dan mencarikan jalan agar para pedagang bakso mempunyai sertifikat halal. Diakui dari usaha anggota Papmiso merupakan perantau asal Wonogiri yang sukses di berbagai kota besar sebagai pedagang miso.

“Maka begitu kami dorong untuk mencari sertifikat halal animo mereka besar sekali,” kata Maryanto yang akrab dipanggil SBY karena sukses dengan usaha ‘Soto Bakso Yanto’ di Jabodetabek.

Untuk memenuhi kebutuhan ribuan anggota Papmiso, pihaknya tidak hanya merapat ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) namun Maryanto dengan beberapa tokoh pedagang sukses miso asal Wonogiri membentuk koperasi. “Kebutuhan dasar anggota kami kita disiapkan koperasi yang kerjasama dengan Bulog dan Kementan,” kata perantau sukses asal Girimarto Wonogiri.

Pada masa pandemi penjualan bakso di wilayah Jabodetabek pada momen lebaran meningkat hampir 200 persen sebab para warga perantauan dilarang mudik. “Hikmah yang luar biasa saat pandemi banyak anggota kami kreatif dan mudah berinovasi. Ada yang membuat ayam frozen, bakso frozen dan lain-lain dan dijualbelikan secara online,” tandasnya. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI