Papua Rusuh, Mahasiswa KKN UNS di Nabire Aman

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nabire dan Merauke Papua dalam kondisi aman. Mereka masih berada di lokasi pengabdian masyarakat dalam posisi dijaga, pasca terjadinya kerusuhan di Manokwari Papua.

"Dari hasil pengecekan dan monitoring mereka semua dalam keadaan aman,. Selasa pagi mereka sempat ditinjau Wakapolsek," jelas Prof Dr Widodo Muktiyo MCom, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Solo, Selasa (20/8).

KKN tematik integratif berbasis kemitraan Juli-Agustus 2019 telah berakhir. Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho, Senin (19/8) secara simbolis telah menarik semua mahasiswa KKN di Magetan Jawa Timur. Sementara 25 mahasiswa yang ber-KKN di Nabire belum kembali. Sesuai jadwal mereka akan pulang dengan kapal dan pesawat pada 24 Agustus.

Menunggu jadwal kepulangan, mahasiswa masih tetap berada di desa Kampung Teluk Kimi Nabire. Mengutip laporanTigor Panjaitan, bendahara, KKN di Binar Teluk Kimi, Prof Widodo mengatakan para mahasiswa kemarin masih mengikuti Karnaval Tahunan di area Kota Nabire berjalan lancar.

Sampai saat ini mahasiswa masih menggunakan rencana awal dengan Kapal (Nabire-Sorong) dan Pesawat (Sorong-Ambon-Surabaya). Mereka menunggu info tentang keadaan Bandara di Sorong karena kemarin Bandara Sorong belum memungkinkan. Apabila ada perubahan, mungkin melakukan penerbangan dari Nabire-Ambon atau Nabire-Makassar agar lebih aman. (Qom)

 

BERITA REKOMENDASI