Paralimpian DIY Persembahkan Medali APG

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Paralimpian DIY berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) XI Solo 2022 yang berlangsung 30 Juli-6 Agustus ini. Hingga memasuki hari ke-3, satu medali perak dan satu medali perunggu berhasil dipersembahkan paralimpian DIY dari cabang olahraga para tenis meja dan basket kursi roda.

Paralimpian DIY yang sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia datang dari cabor para tenis meja, yakni Sunarto. Turun di nomor beregu putra, Sunarto bersama Tato dan Barja harus puas dengan medali perak usai kalah dari Thailand. Pada pertandingan yang menggunakan sistem round robin dan diikuti 3 negara, yakni Indonesia, Thailand dan Vietnam, Indonesia harus rela mendapat medali perak.

“Kan cuma ada tiga negara dan saling bertemu, sebelumnya sudah menang lawan Vietnam dan kemarin kalah lawan Thailand 1-2. Sebenarnya unggulan di nomor ini Indonesia, tapi kita kalah, dan itu kejutan dari mereka. Masih ada nomor perorangan, semoga bisa meraih hasil terbaik,” terang Sunarto kepada wartawan di Solo, Senin (01/08/2022).

Selain dari cabor para tenis meja, medali juga berhasil dipersembahkan paralimpian DIY yang turun di cabor basket kursi roda, Danu Kuswantoro. Turun di nomor 3×3, Danu bersama rekan-rekannya, berhasil menang 9-5 atas tim Kamboja. Terkait hasil tersebut, Danu mengatakan rasa syukur dan bangganya atas raihan ini.

Meski demikian, dirinya juga tetap memendam rasa kecewa karena gagal lolos ke final untuk minimal bisa meraih medali perak. “Karena kita kalah di pengalaman, permainan sebenarnya sama tapi mereka main lebih lama dari Indonesia itu jadi salah satu faktor yang mempengaruhi tapi kita puas dengan capaian ini, bangga,” ujarnya.

Lebih lanjut Danu mengatakan ia dan rekan-rekannya masih akan tampil untuk nomor 5×5, dimana akan kembali bertemu dengan tiga tim yang sama, yakni Thailand, Filipina, dan Kamboja. “Evaluasi karena beda antara tiga orang di lapangan sama lima orang itu lebih butuh komunikasi, kita saling support. Kalau lawan tetap sama, Thailand, Filipina, dan Kamboja. Semoga bisa lebih baik,” tegasnya. (Hit)

BERITA REKOMENDASI