Partisipasi Pemilih Pilkada Sukoharjo Melebihi Target Nasional

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Partisipasi pemilih menggunakan hak pilih dalam pelaksanaan Pilkada 2020 di Sukoharjo sebesar 78,55 persen atau mampu melebihi target nasional hanya 77,5 persen. Keberhasilan tersebut melegakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo setelah sosialisasi yang dilakukan bersama sejumlah pihak berhasil. Sebab pada pemilu kali ini dilaksanakan dalam situasi ditengah pandemi virus corona dan sangat berbeda dibanding sebelumnya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Sabtu (19/12) mengatakan, pelaksanaan Pilkada 2020 yang digelar ditengah pandemi virus corona menjadi kendala dan tantangan sendiri bagi penyelenggara pemilu. Sebab banyak hal tidak bisa dilakukan sekarang menyesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan.

Kondisi pandemi virus corona juga membuat KPU RI memberikan angka target partisipasi pemilih hanya 77,5 persen. Target tersebut salah satunya karena ada kekhawatiran di masyarakat saat menggunakan hak pilih bisa tertular virus corona. Namun kekhawatiran tersebut terpatahkan setelah diterapkan protokol kesehatan secara ketat di tempat pemungutan suara (TPS).

KPU Sukoharjo ditengah pandemi virus corona sejak awal sudah gencar melakukan sosialisasi Pilkada 2020 kesemua lapisan masyarakat. Kegiatan juga dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak terkait untuk membantu penyebarluasan informasi pelaksanaan pemilu tahun ini.

Usaha keras tersebut berhasil setelah angka partisipasi pemilih menggunakan hak pilih dalam Pilkada 2020 tembus 78,55 persen atau mampu melebihi target nasional hanya 77,5 persen. Para pemilih turut serta datang ke TPS dan menggunakan hak pilih setelah mereka mengetahui informasi dari sosialisasi yang digelar KPU Sukoharjo bersama semua pihak.

“Partisipasi pemilih Pilkada 2020 Sukoharjo sebesar 78,55 persen atau berhasil melebihi target nasional hanya 77,5 persen,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI