Pasar Belum Rampung, Pedagang Klewer Minta Bebas Retribusi

SOLO (KRjogja.com) – Pedagang Pasar Klewer meminta pembebasan retribusi selama enam bulan, setelah nanti ditempatkan di pasar baru yang saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan pasca kebakaran akhir 2014 silam. Sementara pihak Dinas Pengelola Pasar (DPP), enggan membahas retribusi hingga satu bulan ke depan, sebab masih berkonsentrasi pada penyelesaian pembangunan yang terancam molor.

Kepala DPP, Subagyo, menjawab wartawan, di Balaikota, Rabu (7/12/2016), mengungkapkan, sejauh ini belum diketahui secara persis hari-H pemindahan pedagang dari pasar darurat ke pasar baru. Kalaupun pembangunan kembali Pasar Klewer dapat dirampungkan sesuai jadwal akhir Desember ini, jelasnya, mungkin masih diperlukan waktu satu hingga dua bulan untuk memastikan bangunan beserta fasilitas pendukung, seperti listrik, genset, lift, eskalator dan sebagainya, siap dioperasionalkan.

Paling cepat pada pertengahan Januari 2017 mendatang, pihaknya bertemu dengan pedagang membahas berbagai hal terkait penempatan, termasuk keringanan retribusi sebagaimana keinginan pedagang. Karenanya, dia meminta pedagang untuk bersabar sembari menunggu proses penyelesaian pembangunan kembali Pasar Klewer yang tinggal menyisakan waktu sekitar tiga pekan. "Tidak usah terburu-buru, Pemkot Solo tidak akan menyengsarakan pedagang," tegasnya.

Di sisi lain pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPP), Kusbani, mengungkapkan, selama menempati pasar darurat di kawasan Alun-alun Utara (Alut) selama dua tahun, omset penjualan pedagang pada umumnya menurun drastis. Pun saat menempati pasar baru nanti, dipastikan harus menjalani masa transisi, walaupun posisi kios sama persis dengan saat sebelum peristiwa kebakaran dua tahun lalu. Pada masa transisi tersebut, diperkirakan omset penjualan belum bisa berjalan normal, sehingga pedagang menginginkan pembebasan pembayaran retribusi selama enam bulan.

Kusbani menjadwalkan pekan depan akan mengajukan surat permohonan keringanan pembayaran retribusi kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo serta DPRD. Dalam beberapa pekan ke depan, pihaknya juga kian mengintensifkan komunikasi dengan kalangan pedagang membahas berbagai hal, mulai dari pemantauan perkembangan pembangunan Pasar Klewer, rencana penempatan, hingga keberadaan pedagang bermobil di pelataran parkir. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI