Pasar Murah TPID Diserbu Warga

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Pasar murah yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tiga pasar tradisional diserbu warga, Senin (29/01/2018). Mereka saling berdesakan memborong kebutuhan pokok, terutama beras yang dipatok harga Rp 9.350 per kilogram untuk kualitas medium dan Rp 10 ribu per kilogram untuk kualitas premium. Demikian pula gula pasir yang dijual Rp 11 ribu per kilogram, tak luput dari incaran masyarakat.

Wakil Ketua TPID Solo, Bandoe Widiarto di sela pembukaan pasar murah di halaman Pasar Gedhe mengungkapkan, harga sejumlah kebutuhan pokok dalam beberapa waktu terakhir memang melambung, hingga mengancam laju inflasi. Karenanya TPID dengan melibatkan institusi terkait melancarkan penetrasi pasar dengan menggelar pasar murah menawarkan berbagai komoditas, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabe merah, gas LPG 3 kilogram, serta tepung terigu.

Pasar murah digelar selama dua hari hingga Selasa (30/01/2018) besok di tiga pasar tradisional yakni Pasar Gedhe, Pasar Legi serta Pasar Nusukan dengan jumlah persediaan setara dengan kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan. Dia berharap, gelaran pasar murah mampu mempengaruhi psikhologis masyarakat, hingga fluktuasi harga di pasaran dapat kembali normal dan akhirnya laju inflasi dapat ditekan sekecil mungkin.

Dalam tiga tahun terakhir laju inflasi di Kota Solo mampu ditekan hingga berada pada kisaran 3 persen dan diproyeksikan pada tahun 2018 ini minimal sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Memang banyak faktor yang mempengaruhi inflasi, selain fluktuasi harga di pasaran, juga perilaku masyarakat dalam berbelanja, serta rumor-rumor lain yang kadang memicu kepanikan pasar.

"Pasar murah dengan patokan harga terjangkau, merupakan salah satu treatment, agar kondisi pasar menjadi normal," tambah Sekretaris Daerah (Sekda), Budi Yulistyanto sembari menyebut, selain pula bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ketika menghadapi kesulitan.

Dari sejumlah komoditas yang ditawarkan, beras dan gula pasir paling diminati masyarakat, karena harga yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar. Beras kualitas medium misalnya, yang di pasaran bebas mencapai Rp 11.500 per kilogram, dijual dengan harga Rp 9.350 per kilogram, demikian pula beras kualitas premium yang menyentuh harga Rp 14 ribu per kilogram, dijual dengan harga Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan gula pasir yang di pasaran bebas mencapai Rp 14 ribu per kilogram, dijual dengan harga Rp 11 ribu per kilogram.

Daging ayam ras yang dijual dengan harga Rp 29 ribu per kilogram, kurang diminati masyarakat, kendati harga di pasaran bebas mencapai Rp 34 ribu per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada komoditas lain, seperti minyak goreng yang ditawarkan dengan harga Rp 11 ribu per kilogram, serta tepung terigu yang dijual Rp 6.500 per kilogram. (Hut)

BERITA REKOMENDASI