Pasien Komorbid Diminta Tak Dulu Bepergian

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Orang dengan penyakit penyerta diimbau membatalkan rencana perjalanannya. Mereka berisiko lebih besar mengalami gejala serius ketika terpapar Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati mengatakan banyak kasus pasien komorbid akhirnya meninggal dunia. Sebagian terlambat ditangani karena menganggap remeh gejala. Tidak malah memeriksakan diri, namun bepergian dan beraktivitas seperti biasa.

Satu kasus di Desa Selokaton Gondangrejo, dimana seorang perangkat pemerintah desa Desa Selokaton, Sutikno meninggal dunia pada Jumat (06/11/2020). Berdasarkan riwayat kesehatannya, ia menderita penyakit kelenjar getah bening. Hasil swabnya keluar pada Sabtu (07/11/2020) membuktikannya positif Covid-19. Sebelumnya, ia menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo.

“Tracing-nya ke 16 orang termasuk teman sekantor dan keluarga. Ada 16 orang yang di-swab. Almarhum komorbid yang terpapar Covid-19 sehingga berisiko lebih besar mengalami sakit lebih serius,” katanya kepada KR, Rabu (11/11/2020).

Seluruh aktivitas di kantor Desa Selokaton dihentikan sementara waktu. Gantinya, layanan diarahkan ke Kecamatan Gondangrejo.

Purwati meminta para pasien Covid-19 benar-benar mematuhi prokes. Sangat tidak dianjurkan melakukan perjalanan jauh maupun berkontak dengan orang lain tanpa pelindung diri.

Masih tentang tracing, ditemukan 7 orang positif Covid-19 dari klaster kontak erat di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar. Sumber penularan diduga dari seorang pegawai yang juga komorbid alias memiliki penyakit penyerta dan positif Covid-19. Mereka yang ditracing langsung menjalani isolasi mandiri.

Purwati mengatakan pihaknya telah menyelesaikan tracing dalam kasus Desa Tlobo Jatiyoso, Kesbangpol dan warung sate Pak Mikun. “Semua yang diswab kontak erat di tiga kasus itu, negatif semua,” katanya.

Selain meminta komorbid patuh protokol kesehatan (prokes) dan menjauhi perjalanan jauh, masyarakat juga lebih baik membatalkan perjalanan jauh karena kasus Covid-19 naik hampir di semua daerah.

Hingga Selasa (10/11/2020) tercatat 210 warga Karanganyar positif Covid-19. Angka kematian 63 orang. Adapun kontak eratnya 578 orang. (Lim)

BERITA REKOMENDASI