Pasutri Tewas Terpanggang

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Sepasang suami istri Sariyo (75) dan Waginem (80) warga Dukuh Gonggang, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal, Sragen tewas terpanggang saat kebakaran melanda rumahnya, Selasa (13/03/2018) dinihari. Pasutri lanjut usia yang hanya tinggal berdua tersebut tidak bisa menyelamatkan diri karena dalam kondisi sakit.

Informasi yang dihimpun, kebakaran rumah korban yang terbuat dari kayu limasan ini diduga berawal dari obat nyamuk bakar. Kontruksi rumah yang hanya terbuat dari kayu dan bambu membuat api dengan cepat menyebar. Tragisnya, penghuni rumah yang selain sama-sama sudah tua, juga diketahui sedang sakit.

Saat api membakar seisi rumah, kedua penghuni tidak bisa menyelamatkan diri dan terjebak dalam kobaran api. "Karena kondisinya sakit dan keduanya tengah tidur, sehingga tidak bisa lari. Api juga sangat cepat menyebar hingga keduanya meninggal terbakar," ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Dwi Sigit Kartanto melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Kukuh Handono.

Menurut Kukuh, tim gabungan dari Damkar, BPBD dan warga sudah bergerak melakukan pemadaman dan berupaya menyelamatkan. Namun kondisi rumah yang mudah terbakar membuat api berkobar hebat dan dalam sekejap sudah meluluhlantakkan seisinya.

"Semalam langsung dilakukan evakuasi korban. Ditemukan dalam kondisi sudah hangus di kamar. Dimungkinkan keduanya terjebak dan tak bisa keluar karena memang sedang sakit," jelasnya.

Komandan Damkar Satpol PP Sragen, Sunardi menambahkan, api mulai terlihat pada tengah malam dan baru bisa dipadamkan pada pukul 02.00 dinihari. Pihaknya menerjunkan setidaknya 3 unit mobil damkar saat kebakaran berlangsung. Berdasarkan laporan, rumah itu hanya dihuni dua lansia dan dalam kondisi sakit. "Keduanya sudah sepuh dan sakit stroke," tuturnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI