PDIP Raih Bankeu Parpol Terbanyak di Karanganyar

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – PDIP memperoleh bantuan keuangan (bankeu) tahun 2021 bersumber APBD Kabupaten Karanganyar tahun 2021. Nilainya Rp 415.406.560.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kesbangpol Karanganyar, Bambang Sutarmanto saat kegiatan Penandatanganan Berita Acara Bantuan Keuangan Partai Politik di Ruang Podhang 1, Setda Karanganyar, Jumat (19/8).

Bambang menyampaikan, setelah PDIP, Partai Golkar memperoleh bantuan sebesar Rp 394.813.440. Kemudian PKS sebesar Rp 174.447.200. PKB memperoleh Rp 136.856.800. Gerindra sebesar Rp 107.660.320. Lalu PAN sebanyak 97.590.880 dan Demokrat dengan bantuan senilai Rp 72.993.920.

“Bantuan keuangan ini diberikan kepada partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Karanganyar pada Pileg 2019 lalu. Masing-masing berlainan dari 7 parpol itu. Didasari indeks,” ujar Bambang.

Pada 2020, satu suara setara indeks Rp 2.287. Sedangkan di 2021 naik menjadi Rp 2.720. Ada kenaikan per suara Rp 433.

Peruntukkan bankeu tersebut, menurut Bambang, 60 persen harus dipergunakan untuk pendidikan politik masyarakat dan 40 persen untuk pembiayaan kesekretariatan partai politik.

“LPJ penggunaan bankeu ini harus sudah dilaporkan maksimal pada tanggal 10 Januar 2022,” kata Bambang.

Sementara itu, Bupati Karanganyar mengatakan bankeu untuk partai politik ini diharapkan bisa dikelola dengan baik. LPJ maksimal sudah diselesaikan tanggal 10 Januari 2022.

“Parpol sangat membutuhkan banyak dana apalagi tinggal menunggu waktu tahun 2024 sebagai tahun politik. Parpol haryus menyiapkan infrastruktur, butuh biaya tidak sedikit. Parpol yang punya banyak dana akan mampu menghadapi tahun politik dengan baik,” kata bupati.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Karanganyar, Bagus Selo mengatakan operasional organisasi politik mayoritas mengandalkan iuran anggota. Dengan hanya diberi banpol saja tidak cukup. Meski, PDIP meraup kursi terbanyak di Pileg 2019 lalu yakni 14 kursi.

“Tiap event politik dari tahun ke tahun ongkosnya naik dua kali lipat. Tahun ini memang banpol naik sedikit. Itupun tidak signifikan. Banpol ini sifatnya membantu parpol,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI