Pedagang Klewer Terima Buku Dan Kartu Tabungan

SOLO, KRJOGJA.com – Sistem penarikan retribusi konvensional di Pasar Klewer yang dinilai rawan kebocoran, dipastikan mulai 1 Juni digantikan dengan sistem elektronik atau e-retribusi. Sebanyak 2.694 pedagang baik di kios maupun los, secara bergelombang hingga Jumat (19/5) telah diberikan buku tabungan dan kartu sebagai alat pembayaran retribusi secara elektronik.

Kepala Dinas Perdagangan, Subagyo di Balaikota, Jumat (19/05/2017) menandaskan pada minggu terakhir bulan Mei, seluruh pedagang diharapkan mulai mengisi buku tabungan masing-masing. Dengan begitu, tepat pada 1 Juni, mereka mulai membayar retribusi secara elektronik dengan memotong saldo pada tabungan.

Sebagian besar pedagang, tambahnya, memang belum familiar dengan sistem e-retribusi, sehingga dalam pekan ini, sosialisasi digencarkan, agar pada saat sistem baru ini diterapkan, tak ada lagi kebingungan. "Sebenarnya mudah dan cepat, pembayaran cukup dilakukan dengan menempelkan kartu pada pemindai pada mesin Electronic Data Capture (EDC)," ujarnya sembari menyebut, dengan catatan saldo pada tabungan mencukupi.

Sistem e-retribusi di Pasar Klewer, menurut Subagyo, seharusnya sudah diterapkan pada 1 Mei lalu. Hanya saja, karena peralatan pembayaran yang harus disiapkan bank mitra kerja belum terpasang, terpaksa ditunda hingga 1 Juni. Terkait penundaan itu, dia menyebut, pihak bank saat ini telah menyiapkan tiga unit EDC, masing-masing ditempatkan pada lantai semi basement, lantai satu dan dua. (Hut)

BERITA REKOMENDASI