Pedagang Miras dan Sarang Pekat Disikat

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Puluhan botol miras ilegal berbagai merek disita aparat Satpol PP dari penjual yang tersebar di sejumlah lokasi di Karanganyar. Selain miras, operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) makin digalakkan dalam rangka kondusivitas Natal dan tahun baru.

Kepala Seksi (Kasi) Penindakan Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto mengatakan seluruh petugasnya diberdayakan ekstra untuk menjalankan misi menegakkan perda jelang momentum puncak akhir tahun. Di Satpol PP terdapat unit kalong, unit resik, unit panther, unit siaga, unit welas dan unit kunang-kunang. Seluruh unit itu menyumbang data valid keberadaan pelaku pekat.

“Sampai akhir tahun dan tahun baru nanti, kita tidak libur. Ditengarai, para pelaku sedang beraksi. Entah itu praktik konsumsi miras ilegal, mesum dan sebagainya,” katanya, Jumat (14/12/2018).

Pada Senin (10/12/2018), aparat Satpol PP menyita 12 botol ukuran besar, 38 ukuran tanggung, dan 1 jeriken ciu. Barang bukti itu disita dari enam tersangka penjual dari wilayah Kebakkramat dan Jaten. Seorang tersangka diproses sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar sedangkan lainnya diberi pembinaan berupa wajib lapor. Seluruhnya menggunakan modus jual beli terselubung di warung kelontong. Mereka juga menjualnya ke langganan saja.

“Yang di-tipiring itu pelaku lama. Ia berulangkali kedapatan menjual miras dan sudah dibina. Tapi enggak kapok. Biasanya, pembeli baru enggak akan dilayani. Itu untuk mempersempet kemungkinan terendus aparat,” katanya.

Razia tersebut didasari Perda No 16/2009 tentang Larangan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Minuman keras dianggap ilegal diperjualbelikan jika kandungan alkohol di atas 5 persen.

Belum lama ini, Satpol PP juga menciduk 16 pasangan bukan muhrim sedang bermesraan di rumah indekos dan penginapan wilayah Jaten dan Gondangrejo. Mereka digiring ke markas Satpol PP guna menjalani pembinaan dan pendataan. Lebih lanjut dikatakan, Satpol PP akan bergabung dengan Polres dan Kodim dalam menjalankan operasi cipta kondisi di lokasi rawan praktik pekat. (Lim)

BERITA REKOMENDASI