Pedagang Sambut Gembira Program Bupati Sukoharjo Blusukan Pasar

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pedagang dan pihak pengelola pasar tradisional senang dengan gebrakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani blusukan pasar tradisional. Seperti dilakukan di Pasar Daleman, Baki dan Pasar Gawok, Gatak, Rabu (22/9). Sebab keberadaan pasar tradisional sangat penting menjadi penggerak kebangkitan ekonomi ditengah pandemi virus Corona sekarang. Pedagang kecil terbantu dipromosikan bupati untuk berbelanja di pasar tradisional.

Pedagang Pasar Daleman Baki Naning mengatakan, secara pribadi maupun para pedagang di Pasar Daleman baki sangat senang dengan program blusukan pasar tradisional yang dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Sebab kehadiran bupati sekaligus membantu pedagang kecil untuk mengajak masyarakat termasuk pejabat berbelanja di pasar tradisional.

“Apalagi ditengah pandemi virus Corona sekarang sangat berpengaruh. Pedagang senang kegiatan blusukan pasar tradisional ibu Etik Suryani. Sebagai bupati memberi contoh kepada masyarakat dan berbelanja di pasar tradisional untuk kebangkitan ekonomi,” ujarnya.

Naning mengatakan, saat di pasar Bupati Sukoharjo Etik Suryani tidak sekedar berbelanja dengan memborong dagangan pedagang, namun juga aktif melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Pedagang dan pengunjung juga mendapatkan bantuan masker gratis untuk dipakai.

“Mudah-mudahan ekonomi pasar tradisional segera bangkit setelah dipromosikan bupati. Aktivitas segera normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” lanjutnya.

Pedagang Pasar Gawok, Gatak, Sugeng mengatakan, senang dengan kehadiran bupati. Sebab membawa dampak besar bagi pedagang dan masyarakat.

“Bupati saja mau berbelanja di pasar tradisional. Kalau pejabat tidak mau jelas mengecewakan pedagang. Kami harap pandemi virus Corona segera berakhir dan ekonomi segera bangkit,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono mengatakan, kegiatan blusukan pasar tradisional yang dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani mendapat dukungan penuh pedagang. Para pedagang senang karena tidak hanya bisa bertemu bupati, tapi juga barang dagangannya diborong dan kehadirannya menjadi media promosi untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Pedagang disemua pasar tradisional sudah tahu kegiatan blusukan pasar tradisional bupati. Pedagang yang belum dikunjungi bahkan menunggu kedatangan bupati dengan harapan pasar kembali ramai,” ujarnya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo mendukung penuh kebijakan bupati dan memenuhi harapan pedagang. Namun dalam pelaksanaanya, Iwan menegaskan tetap wajib mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona sekaligus menekan angka kasus.

Iwan mengatakan, aktivitas di pasar tradisional berbeda dengan di pusat perbelanjaan modern yang wajib menerapkan skrening menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Di pasar tradisional pengetatan protokol kesehatan dilakukan dengan wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan pengecekan suhu badan.

“Pengelola pasar juga sudah diminta rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Termasuk membagikan masker pada pedagang dan pengunjung agar protokol kesehatan tetap dipatuhi,” lanjutnya.

Terkait dengan kegiatan blusukan pasar tradisional yang dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, sudah banyak pasar tradisional dikunjungi. Blusukan ini ditegaskan Iwan sekaligus keberhasilan Pemkab Sukoharjo karena sudah membangun pasar tradisional dalam kondisi baik merata disemua wilayah.

“Kondisi pasar tradisional sudah sangat baik setelah dibangun Pemkab Sukoharjo. Pedagang dan pembeli sudah nyaman masuk pasar. Tinggal pemulihan ekonomi saja setelah pandemi virus Corona,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, kegiatan blusukan pasar tradisional akan diteruskan. Etik Suryani mengatakan datang ke pasar tradisional tidak sekedar bertemu pedagang dan membeli barang dagangan saja, tapi juga sosialisasi protokol kesehatan sekaligus mengajak masyarakat dan pejabat untuk berbelanja di pasar tradisional untuk kebangkitan ekonomi ditengah pandemi virus Corona.

“Pasar tradisional di Sukoharjo sudah nyaman tidak kalah dengan perbelanjaan modern. Pedagang juga senang dan mudah-mudahan ekonomi segera bangkit,” ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI