Pedagang Terpapar Covid-19, Bupati Wonogiri Tutup Pasar Kota

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Pasar Kota Wonogiri dinyatakan ditutup menyusul dugaan salah seorang pedagangnya terpapar Covid 19, Minggu (26/7). Penutupan pasar terbesar di Kabupaten Wonogiri berdasarkan keputusan Bupati Wonogiri Joko Sutopo melalui surat edaran (SE) nomor 443.1/3524 tanggal 24 Juli 2020 itu hingga Rabu (29/7) mendatang.

Dari pantauan di lapangan, masih ada segelintir pedagang yang tidak tahu jika tempat mereka mengais rejeki belasan itu ditutup selama 4 hari ke depan. Mereka yang umumnya pedagang ‘oprokan’ itu sedianya seperti biasa menjual sayur mayur. Namun setelah diberi penjelasan pihak petugas gabungan mereka pun dengan sedikit kecewa pulang. Ada beberapa diantaranya yang menjual barang dagangan di luar pasar atau sekitar stasiun KA Wonogiri.

“Saya baru tahu (penutupan pasar) ya di sini, saat sosialisasi kemarin mungkin karena sudah siang saya terlanjur pulang,” uajr pedagang kecil sayuran itu.

Kepala Dinas UMKM Koperasi Perdagangan Perindustrian Wonogiri Dra Wahyu Widayanti MM yang dikonfirmasi membenarkan penutupan Pasar Kota Wonogiri. “Kalau ada pengunjung maupun pedagang yang kecelik kami akui sosialisasinya sudah agak siang sehingga banyak pedagang khususnya pedagang ‘oprokan’ terlanjur pulang,” kata Wahyu.

Meski demikian, imbuh dia, dari staf yang ada di lapangan dilaporkan para pedagang yang mencapai 1.200-1500 orang itu bisa menerima keputusan Bupati Wonogiri terkait upaya penanganan Covid setelah ada pedagang pasar yang terpapar.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah petugas gabungan Gugus Tugas setempat berjaga-jaga di depan pintu masuk pasar berlantai tiga itu. Tidak hanya itu di empat sudut pintu masuk pasar dipasang spanduk bahwa pasar ditutup sampai 29 Juli 2020 mendatang.-(Dsh)

BERITA REKOMENDASI