Pelajar Asal Papua Jalani Rapid Test Jelang Pemulangan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –Dua lulusan SMAN Karangpandan asal Papua, Fransiska Rian Signoret dan Yulianti Martinaya menjalani rapid test jelang pemulangannya ke kampung halaman. Mereka diikutkan pemeriksaan secara kolektif di Amigo Karanganyar.

Yulianti mengatakan surat keterangan sehat dan terbebas dari Corona menjadi syarat mutlak pemulangannya ke Papua. Program pertukaran pelajar diikuti Yulianti sejak kelas X. Kegiatan belajar mengajar (KBM) diikuti gadis ini selama tiga tahun sampai lulus.

“Kalau bisa pulang nanti, berarti ketiga kalinya saya pulang ke rumah selama belajar di SMAN Karangpandan. Sebelumnya tidak ada syarat keterangan sehat dari rapid test. Baru sekarang. Mungkin karena pandemi Covid-19,” katanya.

Ia bersama teman sekolahnya di program pertukaran pelajar, Fransiska Rian Signoret sudah dipesankan tiket pesawat terbang menuju Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong pada 5 Juni mendatang. Mereka bersama para pelajar Papua yang menjalani program belajar di Jawa Tengah dipulangkan secara bersamaan. “Satu angkatan di Jawa Tengah asal Papua dipulangkan semua. Kalau di Karangpandan ada dua orang,” katanya.

Yulianti mengaku menerima surat kelulusan dari sekolahnya, namun belum ijazah. Kemungkinan ijazah itu dikirim ke kampung halaman. Ia berharap kondisi pascapandemi Covid-19 kembali normal sehingga ia bisa melanjutkan pendidikan di pergurua tinggi.

BERITA REKOMENDASI