Pelajari Aturan UU Ciptaker, Tripartid Sukoharjo Perlu Duduk Bersama

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Undang Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) perlu dibahas bersama untuk dipelajari melibatkan tripartid terdiri dari buruh, pengusaha dan pemerintah daerah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sikap atas terjadinya banyak protes diberbagai daerah. Terlebih lagi keberadaan isi Undang Undang Cipta Kerja belum banyak diketahui oleh semua pihak.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo, Suharno, Kamis (15/10), mengatakan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo meminta pada tripartid untuk duduk bersama melakukan koordinasi dan membahas terkait Undang Undang Cipta Kerja. Hal itu dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah yang muncul. Sebab diberbagai daerah telah muncul protes berupa aksi demo menolak keberadaan Undang Undang Cipta Kerja.
Langkah duduk bersama tersebut sudah dilakukan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo dan terlaksana sejak Oktober lalu. Dalam pertemuan selalu dihadiri pihak buruh, pengusaha dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo.

“Koordinasi tripartid di Sukoharjo sudah dilakukan, tapi perlu lagi duduk bersama mempelajari isi Undang Undang Cipta Kerja. Sebab sampai sekarang belum ada yang tahu isi Undang Undang Cipta Kerja tersebut namun sudah muncul banyak aksi demo diberbagai daerah,” ujarnya.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo sampai sekarang juga belum menerima salinan ataupun mengetahui isi terkait Undang Undang Cipta Kerja. Sebab Undang Undang Cipta Kerja tersebut masih berada dipihak pemerintah pusat dan DPR RI.

“Di daerah seperti kami di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo juga masih menunggu dan belum tahu isi Undang Undang Cipta Kerja,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI