Pelaksanaan UN Sukoharjo Gunakan Sistem UNBK

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Persiapan Ujian Nasional (UN) mulai dilaksanakan oleh sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dengan pendataan siswa calon peserta ujian. UN di Sukoharjo rencananya akan dilaksanakan menggunakan komputer semua atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pelaksanaan UN kali pertama akan diselenggarakan oleh SMK dan SMA semua sebelum gelaran Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Kamis (10/1) mengatakan, sudah ada petunjuk pelaksanaan UN dari pusat. Selanjutnya dilakukan persiapan berupa sosialisasi dan pendataan siswa calon peserta UN dalam daftar nominasi sementara (DNS) sampai menjadi daftar nominasi tetap (DNT). Dalam proses pendataan tersebut pihak sekolah diminta melakukannya dengan valid agar tidak ada siswa tercecer. Apabila sampai ada yang tercecer maka akan sangat merugikan siswa karena tidak bisa mengikuti ujian.

Dalam persiapan UN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo akan melakukannya sesuai kewenangan terhadap sekolah tingkat SMP/MTs saja. Sedangkan SMA/SMK/MA diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. 

"Sesuai jadwal UN untuk SMK/SMA/MA dari pusat memang diketahui waktu pelaksanaanya maju pada mulai akhir Maret dan awal April dibanding tahun sebelumnya pada pertengahan April. Penyebabnya karena pada 17 April itu ada agenda besar nasional berupa pemilu. Semua UN SMK/SMA/MA sudah selesai sebelum pemilu," ujarnya.

Jadwal pelaksanaan UN SMK dimulai pada 25 Maret dengan materi ujian Bahasa Indonesia. UN digelar dengan sistem UNBK atau menggunakan online komputer sejak awal sampai akhir terbagi dalam tiga sesi mulai pukul 07.30 – 09.30, 10.30 – 12.30 dan 14.00 – 16.00 WIB. 

Hari kedua UN SMK digelar 26 Maret Matematika. Hari ketiga 27 Maret Bahasa Inggris dan terakhir hari keempat Kamis 28 Maret Teori Kejuruan.

Selesai pelaksanaan UN SMK kemudian dilanjutkan UNBK SMA/MA mulai 1 April dengan materi Bahasa Indonesia. Pelaksanaan UN tetap sama seperti SMK dengan menggunakan tiga sesi mulai pukul 07.30 – 09.30, 10.30 – 12.30, 14.00 – 16.00 WIB.

Hari kedua UN SMA 2 April dengan materi Matematika, hari ketiga 4 April Bahasa Inggris dan terakhir hari keempat 8 April mata pelajaran jurusan IPA/IPS/Bahasa/Agama.

Dalam menghadapi pelaksanaan UN yang berbarengan dengan pemilu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo terus melakukan komunikasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK. Hal itu penting untuk menjamin pelaksanaan ujian dapat digelar lancar.

"Perbedaan dibanding pelaksanaan UN tahun sebelumnya tidak bersamaan dengan agenda pemilu. Tapi UN tahun ini bersamaan dengan pemilu. Meski ada pemilu tapi persiapan sekolah tetap lancar dan tidak ada kendala," lanjutnya.

Kesiapan juga sudah dilakukan oleh siswa SMK/SMA dengan membekali diri materi yang akan diujikan dalam UN. Sekolah sudah memfasilitasi dengan diselenggarakannya simulasi atau latihan bersama mengerjakan soal ujian.

"Tidak hanya siswa saja yang perlu dipersiapkan. Maksudnya bukan materi tapi juga secara psikis jangan sampai anak menjadi tertekan karena terbebani materi ujian. Persiapan juga wajib dilakukan berkaitan dengan peralatan mengingat ujian digelar memakai sistem UNBK," lanjutnya.

Darno mengatakan, UN SMP baru akan digelar setelah pelaksanaan pemilu 2019. Hal itu diketahui setelah jadwal dari pusat turun bersamaan dengan UN SMA/SMK. UN SMP hari pertama digelar pada 22 April atau lima hari setelah pelaksanaan pemilu 2019 selesai digelar 17 April. Materi yang diujikan yakni Bahasa Indonesia. Ujian digelar dalam tiga sesi mulai pukul 07.30 – 09.30, 10.30 – 12.30, 14.00 – 16.00 WIB.

UN SMP hari kedua digelar 23 April untuk materi Matematika, hari ketiga 24 April Bahasa Inggris dan terakhir hari keempat 25 April IPA. "Untuk UN SMP jadi kewenangan kami dan tahapan persiapan sudah kami lakukan. Ujian tingkat SMP akan digelar sama seperti SMK/SMA menggunakan sistem UNBK," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI