Pelaku UMKM Sukoharjo Diminta Urus Sertifikasi Produk

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sukoharjo diminta untuk mendaftarkan diri hasil cipta dan merk untuk mendapatkan sertifikasi pengakuan resmi dari pemerintah. Hal tersebut penting dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi pelaku usaha dari ketatnya persaingan. Sertifikasi juga menjadi pegangan perlindungan hukum dari upaya pemalsuan merk.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Sukoharjo Sutarmo, Senin (25/11) mengatakan, ada puluhan ribu pelaku UMKM di Sukoharjo tersebar disejumlah wilayah. Mereka menjalankan berbagai bidang usaha sejak lama hingga sekarang. Namun dalam usahanya tersebut mereka masih menemukan kendala salah satunya berkaitan dengan pengakuan hak atas hasil cipta produk yang dihasilkan.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Sukoharjo saat melakukan pendampingan banyak menemukan pelaku UMKM memiliki produk khusus yang khas dan tidak ditemukan di daerah lain. Hasil tersebut harus mendapatkan pengakuan sebagai bentuk penciptaan sendiri dengan kepemilikan sertifikasi. Dengan demikian apa yang sudah diciptakan oleh pelaku UMKM mendapat perlindungan resmi dari pemerintah.

“Dinas tidak sekedar mendorong namun juga meminta pada pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikasi hak cipta produk yang dihasilkan sebagai bentuk perlindungan hukum dari ancaman pemalsuan merk,” ujarnya.

Para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan resmi dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Sukoharjo untuk mengurus. Sebab sertifikasi tersebut didapat langsung dari pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat sudah memberikan fasilitas soal sertifikasi itu. Tinggal pelaku UMKM memanfaatkannya dan kami bantu agar bisa mendapatkan pengakuan,” lanjutnya.

Dalam mengurus mendapatkan sertifikasi tersebut pelaku UMKM harus melalui sejumlah tahapan. Syarat ketat diberikan pemerintah pusat sebelum mengeluarkan surat resmi pengakuan atas merk atau produk usaha yang dihasilkan UMKM.

Data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Sukoharjo diketahui baru ada seratusan pelaku UMKM yang memiliki sertifikasi produk. Jumlah tersebut sangat sedikit dibandingkan pelaku UMKM yang ada puluhan ribu usaha. Karena itu mereka secara bertahap akan diurus mendapatkan sertifikasi tersebut.

“Produk yang dihasilkan pelaku UMKM Sukoharjo sangat beragam mulai dari batik, makanan, minuman, mebel dan lainnya. Baru beberapa pelaku UMKM yang sudah punya sertifikasi pengakuan produk dari pemerintah,” lanjutnya.

Petugas sudah memperbanyak kegiatan sosialisasi dengan mengundang pelaku UMKM Sukoharjo. Hal itu dilakukan agar penyebarluasan informasi cepat sampai. Dengan demikian maka pelaku UMKM bisa memanfaatkan pentingnya mengurus hak cipta. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI