Pelanggan Premium PLN, RSUD Bung Karno Anti ‘Oglangan’

SOLO, KRJOGJA.com – Rumah Sakit Umum Daerah Bung Karno anti oglangan setelah menjadi pelanggan premium PT PLN (Peesero). Itu artinya, suplai listrik dari PLN ke fasilitas layanan kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ini, dijamin tidak pernah padam.

Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Solo, Ari Prasetyo Nugroho , menjawab wartawan usai peresmian pelanggan premium di RSUD Bung Karno, Semanggi, Selasa (25/2/2020), sebagai pelanggan premium, suplai listrik ke RSUD Bung Karno berasal dari dua sumber yang berbeda. Dua sumber tersebut, bisa berasal dari dua gardu induk, bisa pula daei satu gatdu insuk tetapi berbeda trafo.

Instalasi listrik itu, juga dilengkapi dengan peralatan change over suite yang bekerja secara otomatis. Alat tersebut berfungsi memindahkan sumber listrik, ketika suplai listrik dari sumber pertama padam, tambah Ari, dan hanya memerlukan waktu perpindahan sekitar 0,5 detik. Jaminan suplai listrik semacam itu, bagi sebuah rumah sakit sangat urgen, sebab banyak peralatan elektronik yang memerlukan keajegan suplai listrik, termasuk tindakan medis operasi.

Hingga saat ini, tambahnya, pelanggan premium di wilayah keeja PLN UP3 Solo tercatat delapan lembaga, diantaranya Loji Gandrung (Rumah Dinas Walikota), Rumah Sakit Orthopaedi Pusat (RSOP) Prof Dr Soeharso, kompleks perkantoran Balaikota, dan lain-lain. “Beberapa rumah sakit di Solo saat ini juga sudah mengajukan permohonan menjadi pelanggan premium, tetapi masih dalam proses pengecekan instalasi lapangan,” jelasnya.

Dia optimistis, populasi pelanggan premium semakin bertambah, karena tarif yang dipatok hanya sekitar 5 persen dari layanan reguler. Demikian halnya, migrasi dari pelanggan reguler menjadi premium, tidak dikenakan biaya tambahan, termasuk penyambungan instalasi.

Di sisi lian, Direktur RSUD Bung Karno, Wahyu Indianto, menyebutkan, jaminan suplai listrik ini sangat membantu tindakan medis kepada pasien. Saat melakukan tindakan operasi, misalnya, tak lagi dibayangi kekhawatiran listrik padam, yang dapat berakibat fatal, walaupun juga tersedia sumber listrik dari generator. Satu detik saja terjadi padaman listrik, dapat berdampak kegagalan tindakan operasi.(Hut)

BERITA TERKAIT