Pelebaran Jalan Pertigaan Kadilangu Mendesak Direalisasikan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Proyek pelebaran jalan di pertigaan Kadilangu, Kecamatan Baki ngotot diminta oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo agar bisa direalisasikan tahun 2019 ini. Hal itu dilakukan sebagai usaha mengurai kepadatan kendaraan yang bisa menyebabkan kemacetan. Rencana pembangunan tersebut sebelumnya sempat tertuda pada tahun 2018 lalu karena faktor teknis kegagalan lelang.

Kepala Dishub Sukoharjo Djoko Indrianto, Kamis (7/2) mengatakan, permintaan Dishub Sukoharjo untuk meminta pelebaran jalan kepada Pemkab Sukoharjo sepenuhnya sudah disetujui sejak tahun 2018 lalu. Namun rencana pembangunan batal terlaksana dan diharapkan bisa direalisasikan tahun ini.

Pelebaran jalan menjadi prioritas utama Dishub Sukoharjo di pertigaan Kadilangu, Baki sejak lama. Namun baru mendapatkan persetujuan dari Pemkab Sukoharjo setahun lalu. Persiapan juga telah dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kecamatan Baki dan Satlantas Polres Sukoharjo. Masing masing pihak tersebut juga menyatakan dukungannya terkait rencana pelebaran jalan.

“Posisi jalan di pertigaan Kadilangu, Baki sangat padat kendaraan dan sering terjadi kemacetan panjang. Dilokasi tesebut harus dilakukan pelebaran jalan sebagai solusi dan kami harap dapat direalisasikan tahun ini,” ujarnya.

Dishub Sukoharjo sebelumnya telah memberikan kelengkapan sarana dan prasarana di pertigaan Kadilangu, Baki untuk mengatasi kemacetan kendaraan. Disana sudah dipasang trafficlight dan pos pantau. Selain itu juga ditempatkan petugas jaga setiap hari untuk melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan. Bahkan tambahan petugas juga telah dilakukan dari Satlantas Polres Sukoharjo.

Posisi trafficlight sekarang belum bisa difungsikan sepenuhnya dan hanya dipakai sebagai rambu peringatan saja. Apabila difungsikan maka dikhawatirkan semakin menambah panjang kemacetan kendaraan mengingat kondisi jalan belum memungkinkan.

“Posisi jalan di pertigaan sempit dan perlu dilakukan pelebaran. Disana sebelumnya juga ada beberapa pedagang kaki lima (PKL) dan sudah ditertibkan oleh Satpol PP. Sekarang tinggal pelaksanaan pembangunan saja dan kami serahkan ke DPUPR,” lanjutnya.

Persiapan pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan di pertigaan Kadilangu, Baki akan terus dipantau oleh Dishub Sukoharjo. Sebab rencana proyek tidak boleh lagi gagal terlaksana.

“Kebutuhan pelebaran jalan ini sangat penting selain untuk rutinitas keseharian melancarkan arus lalu lintas kendaraan, juga pada momen tertentu seperti saat arus mudik lebaran. Titik di pertigaan Kadilangu, Baki sering macet karena jadi pertemuan kendaraan semua arah seperti Kota Solo dan Kabupaten Klaten,” lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, Pemkab Sukoharjo memang mempunyai rencana proyek pelebaran jalan di pertigaan Kadilangu, Baki sejak tahun 2018. Namun sampai sekarang memang belum terlaksana karena ada beberapa kendala.

“Memang tahun kemarin ada kendala dan yang tahu DPUPR. Kami harap tahun 2019 ini pelebaran jalan di pertigaan Kadilangu, Baki dapat terlaksana untuk mengatasi kemacetan kendaraan,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI