Pemahaman Orangtua Semakin Baik, Pendaftar Madrasah Kini ‘Turah-turah’

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sekolah madrasah di Kabupaten Karanganyar berhasil memenuhi daya tampungnya di PPDB tahun ajaran 2020/2021. Pola pikir orangtua dalam memberikan pendidikan agama yang baik bagi anak mempengaruhi pilihan ke madrasah.

Kepala Kantor Kementrian Agama Karanganyar, Wiharso mengatakan seluruh sekolah madrasahnya tak menyisakan rombongan belajar yang belum terpenuhi pada PPDB tahun ini yang dapat diakses secara online maupun offline.

“Sampai ke penutupan pendaftaran, semua terpenuhi. Bahkan sampai turah-turah sehingga terpaksa menolak karena sudah penuh. Sebagai contoh MIN Karangmojo berdaya tampung 120 anak, terpenuhi,” kata Wiharso kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/7).

Tercatat, madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 71 sekolah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 26 sekolah dan madrasah aliyah (MA) 6 sekolah. Meski belum semua data PPDB masuk ke mejanya, namun diperkirakan ribuan peserta didik baru telah diterima di puluhan sekolah madrasahnya. Hal ini sangat berlainan dengan PPDB sekolah negeri dibawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Terdapat sekolah negeri kekurangan murid. Ia mengatakan, beberapa faktor mendongkrak minat orangtua menyekolahkan anaknya ke madrasah. Satu diantaranya pola pikir orangtua membaik untuk memberi pendidikan agama Islam dan akhlak.

BERITA REKOMENDASI