Pemasangan Guardrail Dipecah ke Tiga Titik

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Rencana pemasangan pagar pengamanan jalan (guardrail) dari semula ruas Ngargoyoso-Cetho dirombak menjadi beberapa ruas. Selain itu, tim teknis memetakan ruas rawan lakalantas lain yang memerlukan pemasangannya.  

“Program ini dibiayai APBD I, namun karena ada perubahan rencana pemasangan maka baru bisa dikerjakan setelah APBD perubahan. Dari semula ruas Ngargoyoso-Cetho dipecah ke tiga ruas, yakni Wonosari-Tuban, Jenawi-Kerjo dan Ngargoyoso-Cetho,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub-PKP) Karanganyar, Sundoro kepada KRJOGJA.com, Kamis (28/9/2017).  

Di ruas Wonosari-Tuban, lempeng baja itu dipasang sepanjang 95 meter dengan ketebalan 6 mm di dekat jembatan Pok Jajar, Wonosari. Sedangkan pemasangan di Jenawi-Kerjo, pemasangannya di 54 meter yang terbagi di 8 lokasi antara lain penggal Jembatan Gondangrejo 18 meter, Desa Blingi, Jenawi 8 meter dan setelah Pasar Gumeng 28 meter. Di jalur Ngargoyoso-Cetho, guardrail dipasang pula di 8 lokasi berbeda sepanjang 353 meter yakni depan Masjid Abu Bakar Sidiq Puntukrejo 30 meter, dua sisi penginapan bukit Kemuning 12 meter dan 13 meter, setelah penginapan itu 28 meter, pintu masuk air terjun Suren 28 meter, guardrail ganda setelah air terjun itu 34 meter, Tugu Gumeng 12 meter, guardrail ganda di pintu masuk Desa Gumeng 51 meter dan depan SDN 2 Gumeng masing-masing 30 meter.  

“Lokasinya itu sudah paling mendesak untuk dipasang guardrail. Anggarannya Rp 996,550 juta. Beberapa lokasi itu pernah menyebabkan lakalantas maut seperti di jalur Candi Cetho,” katanya.  

Pemetaan selanjutnya menyasar rute Jatiyoso. Menurut Sundoro, keterbatasan anggaran menyebabkan pengadaan guardrail bertahap. “Idealnya, setiap tikungan dipasang. Setelah disurvei menyeluruh, akan diusulkan di tahun anggaran 2018. Terutama di wilayah Jatiyoso yang berbukit-bukit. Tipikal jalannya sempit dan menikung tajam,” katanya.  

Pengadaan guardrail pada tahun ini diikuti pemasangan 160 rambu peringatan kondisi jalan yang diprioritaskan di Kemuning, Ngargoyoso; rute menuju Candi Sukuh, Desa Berjo, Ngargoyoso; dan Candi Cetho, Desa Gumeng, Jenawi.
“Pemasangan guardrail ini harus di lokasi. Tidak bisa dibuat di pabrik lalu dipasang, karena ukurannya bakal berbeda,” katanya.(Lim)
 

BERITA REKOMENDASI