Pembangunan Kantor Kecamatan Karangpandan Diawasi Ketat

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Preseden buruk pembangunan Kantor Kecamatan Kebakkramat diharapkan melecut semangat tim pengawas proyek fisik bersumber APBD lebih menyeriusi pengadaan kantor Kecamatan Karangpandan. Penyelesaian proyek pembangunan gedung senilai Rp 2,8 miliar itu berdurasi mepet akibat kendala sistem lelang.

"Dua kali penawaran lelang di ULP gagal mendapatkan calon rekanan. Sekarang, tersisa hanya 130 hari kalender dengan pengerjaan dimulai 21 Agustus kemarin,” kata Camat Karangpandan, Giyarto, Kamis (07/09/2017).

Menurut Giyarto proyek bersumber APBD perubahan 2017 itu dimenangkan PT Dipo Mulyo Mas Semarang yang akan jatuh tempo pada 28 Desember 2017. Gedung tersebut terdiri ruang pelayanan publik di lantai I dan aula pertemuan di lantai II. Bermodal Rp 2,8 miliar, gedung lantai satu bisa selesai total, namun masih kurang untuk bisa mewujudkan hal serupa di lantai II.  "Semoga bisa dilanjutkan tahun depan. Di proyek ini, uangnya tidak cukup menyelesaikan gedung lantai II. Paling hanya konstruksinya saja," lanjutnya.

Giyarto menyebut kendala proyek itu berupa kabel listrik terjuntai rendah. Dibutuhkan penggeseran lokasi tiang listrik agar pengerjaan gedung tanpa kendala.  "Kami memohon bupati meminta PLN menggeser tiang listriknya. Paling aman, digeser tepat di atas pagar. Jangan terjuntai di gedung yang akan dibangun," katanya. 

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta laporan perkembangan fisik bangunan proyek itu per pekan dan tim teknis mengawasinya, terutama hal-hal urgen. Kebijakan ini guna mengantisipasi  rekanan  kabur saat menggarap proyek pembangunan Kecamatan Kebakkramat 2016. (Lim)

BERITA REKOMENDASI