Pembangunan Tol Solo – Kertosono Panen Demo

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Gelombang aksi demo menentang proyek jalan tol Solo-Kertosono (Soker) terus terjadi di sejumlah titik Kabupaten Sragen. Demo sedikitnya sudah terjadi di 4 desa yang dilalui proyek jalan tol penghubung Jawa Tengan (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) ini.

Demo terakhir terjadi di Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jumat (16/9). Warga memprotes akses jalan desa yang terputus akibat dilalui jalan tol. Aksi demo serupa sebelumnya juga terjadi di Desa Jati, Kecamatan Masaran; Desa Tangkil, Kecamatan Sragen; serta Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal.

Aksi demo yang digelar warga dengan cara menduduki proyek jalan tol tersebut rata-rata tuntutannya hampir sama, yakni meminta dibuatkan akses jalan melintasi jalan tol. Akses jalan berupa 'overpass' atau 'underpass' diminta warga agar antar dukuh di desa setempat tetap terhubung.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Zubaidi menjelaskan, keputusan apakah aspirasi warga tersebut dipenuhi atau tidak, ada di tangan BPJT. Menurutnya, masalah tol Soker di Kabupaten Sragen masih terjadi di 27 titik. Data tersebut berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno beberapa waktu lalu. "Kalau tidak salah masih bermasalah di sekitar 27 titik. Semua aspirasi warga sudah kami usulkan ke pusat," tambahnya. (Sam)

 

 

BERITA REKOMENDASI