Pembebasan Lahan Waduk Jlantah Tahap I, 105 Bidang Diganti Untung

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pembebasan lahan proyek Waduk Jlantah menyasar 105 bidang lahan di Desa Tlobo, Jatiyoso pada tahap I. Total dibutuhkan 729 bidang lahan di Desa Tlobo dan Desa Karangsari.

Hal itu terungkap dalam pemberian kompensasi pembebasan 105 bidang lahan di Balai Desa Tlobo belum lama ini. Bidang lahan tersebut berada di blok 5 dan 6 yang merupakan akses jalan menuju ke waduk. 

"Pembebasan tahap I ini untuk 105 bidang dulu. Sisanya tahun depan," kata Kepala ATR/BPN Karanganyar, Anton Jumantoro. 

Total dibutuhkan 729 bidang atau seluas 198 hektare. Di Desa Tlobo terdapat sekitar 416 bidang dan Desa Karangsari terdapat sekitar 313 bidang. Waduk tersebut akan mengairi 1.400 hektare lahan pertanian di Kabupaten Karanganyar. Adapun nilai ganti rugi per penerima berlainan, tergantung hasil apraisal oleh lembaga independen. Calon penerima diberi waktu berpikir pantas atau tidaknya nilai kompensasi hingga Rabu (11/12). 

"Apabila ada warga yang keberatan terhadap bentuk dan besaran ganti rugi, dapat mengajukan keberatan secara tertulis ke Pengadilan Negeri Karanganyar," lanjutnya. 

Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Sumber Air ( PJSA BBWSBS), Heriantono Waluyadi, menyampaikan, Waduk Jlantah menjadi sumber air baku 150 liter per detik. Adapun untuk pembangunan konstruksinya dilakukan selama empat tahun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan II BBWSBS, Arif Gunawan, menambahkan, 105 bidang yang diganti rugi tersebut berada di blok 5 dan 6 yang merupakan akses jalan.
“Jadi dibebaskan lahan untuk akses jalan dulu, karena itu yang utama untuk kita masuk,” ungkapnya.

Seperti bendungan-bendungan lain di Indonesia, nantinya Bendungan Jlantah  juga akan disiapkan menjadi objek wisata. Bupati Karanganyar, Juliyatmono berpesan setelah warga mendapatkan ganti rugi, bisa digunakan untuk membeli tanah di tempat lain. Selain itu, juga digunakan untuk sedekah. 

“Kalau harganya belum cocok, aja bengok-bengok. Ada tahapannya untuk menyampaikan lewat Pengadilan Negeri. Kalau cocok, uangnya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pada Rabu,” ujarnya. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI