Pembelajaran Ponpes Dimulai, Santri Ikuti Swab Antigen

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Para santri berikut pengurus ponpes mulai menjalani rapid swab antigen jelang pembelajaran di asrama. Itu merupakan salah satu syarat dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Direktur Klinik Pratama Rawat Inap Griya Husada II, Ita Kusumawati kepada KR

, Minggu (10/1) mengatakan telah menyiapkan fasilits drive thru

pengambilan spesimen di area parkir. Sejauh ini, 160 santri PPTQ Insan Kamil Karanganyar dijadwalkan menjalani pengambilan spesimen pada Jumat-Minggu (8-10/1) dan Rabu (13/1).

“Menjelang masuk pesantren, karyawan dan santri dari Insan Kamil minta dilayani swab antigen secara kolektif. Beberapa ponpes juga meminta layanan namun bervariasi jenisnya. Ada yang swab PCR maupun rapid antibodi,” katanya.

Di area parkir klinik disediakan loket pendaftaran serta pengambilan spesimen. Tak perlu menunggu lama bagi santri yang biasanya diantar orangtuanya, untuk dipanggil dan dilayani. Hanya butuh waktu tak lebih dari 5 menit untuk mengambil lendir hidung.

Ita mengatakan, hasil rapid swab antigen diberikan hanya ke santri, orangtuanya maupun manajemen yayasan pesantren.

“Jika hasilnya positif, disarankan isolasi mandiri sampai sembuh. Setelah itu swab lagi sampai hasilnya negatif. Sebab dari ponpes mensyaratkan hal itu,” katanya.

BERITA REKOMENDASI