Pembiayaan Swab PCR : Bupati Sepakati Subsidi, Dewan Minta Gratis

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pembiayaan mandiri swab PCR diperdebatkan. Bupati Karanganyar Juliyatmono merencanakan skema subsidi namun kalangan DPRD memintanya dibiayai penuh pemerintah.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, pihaknya segera mematangkan rencana untuk bekerjasama dengan pihak-pihak swasta yang memiliki mesin PCR agar bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bisa swab PCR secara mandiri. “Dengan siapapun yang punya (mesin) PCR, dengan klinik,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (1/2).

Nantinya, ia bakal memberi subsidi kepada masyarakat yang melakukan swab mandiri. Hal ini perlu dilakukan guna memperingan ongkos swab PCR.

“Kalau test swab rata-rata Rp 900 ribu Rp 1 juta. Kalau yang dibiayai pemerintah, juga segitu. Tapi bagaimana swasta atau masyarakat yang pingin (swab) mandiri ini saya subsidi barang Rp 100 ribu atau berapa, saya subsidi supaya ringan. Sekarang banyak (swab) mandiri ke RSAU dr Siswanto, disana cepat diketahui hasilnya. Di Kopassus lewat swab drive thru, beberapa jam sudah diketahui hasilnya negatif atau positif,” kata Bupati.

Juliyatmono menyebut, penerapan pemberian subsidi bagi masyarakat yang ingin swab mandiri akan dilakukan secepatnya. Ditambahkan Bupati, model PCR dengan kerjasama (KSO) ini lebih efektif daripada harus membeli mesin PCR sendiri. Alasannya, apabila nanti pandemi Covid-19 ini berakhir, mesin PCR nya bakal muspra lantaran tak terpakai.

BERITA REKOMENDASI