Pembukaan Akses jalan Ledoksari-Nglurah Dikerjakan Manual

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Sedikitnya 500 sukarelawan diperbantukan membersihkan sisa longsoran di jalan Ledoksari-Nglurah, Tawangmangu. Kerja bakti dilakukan secara manual karena alat berat tak bisa menjangkau lokasi.

 

“Sejak longsor menerjang akses jalan antarkampung itu pada Minggu (10/12) malam, sudah ada 500-an sukarelawan membantu. Memang butuh tenaga banyak karena semuanya dikerjakan manual,” kata Camat Tawangmangu, Rusdiyanto kepada wartawan, Senin (11/12) sore.

Lokasi longsor merupakan jalan beton yang hanya bisa dilalui satu mobil tanpa bisa simpangan. Posisinya juga menanjak dan berkelok. Akibat longsor di ruas sepanjang 30 meter dan tinggi 5 meter itu, aksesnya kini terputus.

Sukarelawan dari BPBD, SAR, warga, TNI dan Polri menyingkirkan material berupa timbunan tanah dengan cara melarutkannya ke selokan. Cara ini bergantung suplai air dari atas. Sayangnya, pasokan air tersebut tak selalu lancar.

“Otomatis kami tidak bisa bekerja ketika air dari atas tidak mengalir. Melarutkan tanah longsoran dari atas ke bawah melalui selokan merupakan cara paling cepat, daripada naik turun mengangkut material longsoran. Hanya saja cara itu butuh air yang lancar,” kata Wakabid Ops SAR Karanganyar M Rasyid Al Fauzan di lokasi. (MG001)

 

 

BERITA REKOMENDASI