Pembukaan Museum Sangiran Menunggu Lampu Hijau Pemprov

Editor: Agus Sigit

SRAGEN, KRjogja.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen beluk bisa memastikan kapan Museum Sangiran akan dibuka kembali untuk masyarakat umum dan wisatawan. Kendati saat ini kondisi pandemi corona melandai dan jumlah penderita terus menurun, namun kepastian pembukaan menunggu Pemprov Jateng.
 
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sragen, Yusep Wahyudi kepada wartawan Rabu (15/9) mengatakan, kepastian pembukaan museum masih menunggu lampu hijau terkait uji coba dari instansi yang berwenang di atasnya. Simulasi pembukaan Museum Sangiran sebenarnya sudah dilaksanakan pada Kamis (9/9) lalu.
Namun diakui Yusep, masih ada sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki dalam simulasi itu. Salah satunya terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun Instruksi Bupati Sragen. “Aplikasi PeduliLindungi belum kami gunakan dalam simulasi. Nanti akan kami tambahkan itu dalam uji coba pembukaan,” terang Yusep.
Hasil evaluasi dari simulasi pembukaan Museum Sangiran itu sudah diserahkan kepada Dispora Jawa Tengah (Jateng). Disparpora Sragen tinggal menunggu lampu hijau dari Dispora Jateng terkait uji coba pembukaan Museum Sangiran. “Setelah provinsi oke, kami baru berani melangkah ke sana (uji coba),” paparnya.
Yusep menjelaskan uji coba pembukaan Museum Sangiran nantinya menjadi tolok ukur bagi uji coba pembukaan objek wisata lain seperti Sumber Mata Air Panas Bayanan.
Namun, Yusep belum bisa memastikan kapan uji coba pembukaan Museum Sangiran itu bisa dilaksanakan. Sesuai Instruksi Mendagri, objek wisata termasuk tempat umum yang baru bisa dibuka pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. “Sekarang Sragen masih menerapkan PPKM level 3. Harapannya pekan depan sudah turun ke level 2. Semua harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Uji coba mungkin berlaku 1-2 kali. Kalau lancar, nanti bisa dibuka bertahap,” tuturnya.
Yusep berharap  saat dibuka nanti, semua pengumung Sangiran bisa aman dan menatuhi protokol kesehatan yang berlaku.. Semua pengunjung, pelaku wisata seperti UMKM dan para guide bisa bekerja lagi dengan aman dan tidak ada rasa takut tertular atau yang lain. (Sam)

BERITA REKOMENDASI