Pemerintah Beri Pelonggaran, Pemudik Bus Diperkirakan Naik

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com –  Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo memperkirakan ada kenaikan aktivitas transportasi umum pengangkut pemudik pada lebaran tahun 2022 ini setelah ada pelonggaran dari pemerintah dibanding dua tahun sebelumnya saat awal pandemi virus Corona. Bus menjadi pilihan paling banyak dan akan dipersiapkan tempat kedatangannya di terminal. Pemudik setelah datang nantinya wajib melaksanakan prosedur sesuai kebijakan pusat terkait vaksinasi virus Corona.

Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Jumat (15/4/2022) mengatakan, sudah ada informasi dari pemerintah terkait teknis pelaksanaan penggunaan transportasi untuk mudik lebaran tahun 2022. Hal ini mengatur baik kesiapan armada maupun syarat yang harus dipenuhi pemudik untuk melakukan perjalanan mudik lebaran tahun 2022.

Dishub Sukoharjo juga sudah menjalin komunikasi dengan pusat dan provinsi terkait kesiapan menghadapi mudik lebaran tahun 2022. Pada mudik lebaran tahun 2022 diperkirakan ada kenaikan aktivitas transportasi umum pengangkut pemudik pada lebaran tahun 2022 ini setelah ada pelonggaran dari pemerintah dibanding dua tahun sebelumnya saat awal pandemi virus Corona.

Pemudik menggunakan transportasi umum dan diperkirakan Dishub Sukoharjo didominasi bus. Pilihan tersebut paling mudah bagi pemudik untuk pulang ke kampung halaman dari daerah perantauan.

“Kami perkirakan kenaikan pemudik datang menggunakan transportasi umum bus karena langsung dari daerah perantauan ke kampung halaman di Sukoharjo. Kemudian kereta tapi turun di stasiun di Kota Solo dan melanjutkan perjalanan ke Sukoharjo. Sedangkan pesawat dan kapal tetap ada tapi angkanya kecil,” ujarnya.

Dalam menghadapi kedatangan pemudik khususnya menggunakan bus, Dishub Sukoharjo sudah melakukan persiapan. Semua terminal bus dipastikan siap digunakan saat mudik lebaran. Petugas akan disiapkan dengan melibatkan tim gabungan.

“Nanti akan ada petugas keamanan, kesehatan dan instansi pendukung lainnya. Termasuk pemeriksaaan syarat perjalanan pemudik sudah vaksin dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 atau booster,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI