Pemicu Stres Nakes Lebih Tinggi, Berisiko Serangan Jantung dan Komplikasi Organ Vital

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com– Kalangan tenaga kesehatan memiliki risiki mengalami serangan jantung lebih tinggi dibanding pekerja profesional lainnya. Mereka juga rawan menderita komplikasi penyakit pada organ vitalnya seperti otak, paru-paru, ginjal dan hati.
Demikian disampaikan Surveyor Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Karanganyar, dr Cucuk Herukusumo usai menghadiri Hari Kesehatan Nasional (HKN) bertema ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’ di ruang rapat paripurna DPRD Karanganyar, Jumat (12/11/2021).
Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar ini, risiko serangan jantung pada nakes dipicu beban kerja terlalu tinggi, stereotype dan tanpa kepastian kerjanya membaik di masa depan.
“Di awal pandemi, tingkat stres nakes sangat terlihat. Mereka enggak bisa menghindari kontak langsung dengan pasien Covid-19. Apalagi penyakitnya tidak bisa langsung dideteksi. Awal pandemi, informasi masih sangat minim. Apalagi persepsi masyarakat tentang nakes dan keluarganya,” katanya.
Kemudian, psikologisnya dibebani belum pasti kapan pandemi akan berakhir. Hal itu masih ditambah perilaku masyarakat yang abai prokes. Cucuk mengatakan, meski pada faktanya nakes dilindungi jaminan kesehatan maupun kompensasi dari pemerintah, namun stigma negatif masyarakat terhadap nakes yang berkontak erat dengan pasien Covid-19, makin memperburuk keadaan.
“Ada seorang nakes yang tinggal mengontrak. Eh, malah induk semangnya memintanya pindah. Alasannya tidak bisa dinalar. Mereka takut tertular Covid-19. Padahal nakes sudah melakukan perlindungan diri sesuai protokol kesehatan,” katanya.

BERITA REKOMENDASI