Pemindahan Makam Bong Mojo Berlanjut, Pembangunan RSUD Jebres Ditunda

SOLO, KRJOGJA.com – Pemindahan ratusan makam di Bong Mojo, Jebres tetap berlanjut, kendati pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di atas lahan bekas pemakaman tersebut ditunda atas permintaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga batas waktu belum diketahui. Bahkan proses pemindahan makam yang diproyeksikan menelan dana Rp 360 juta, saat ini memasuki tahap persiapan lelang.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menjawab wartawan, di Balaikota, Senin (19/5/2019), mengungkapkan, penundaan pembangunan RSUD di atas lahan bekas Bong Mojo yang sedianya dimulai akhir tahun ini, bersifat situasional. Artinya suatu saat pihak Kemenkes diyakini akan memberikan lampu hijau, karena terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

Karenanya, pemindahan makam sebagai bagian persiapan lahan, menurut pria bersapaan akrab Rudy, tetap dilanjutkan, terlebih Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mengalokasikan biaya relokasi dalam Anggaran Penapatan dan Belanja daerah (APBD) 2019. Dengan begitu, setiap saat Kemenkes memberikan sinyal hijau, tidak perlu lagi penyiapan lahan bagi pembangunan RSUD Jebres.

Di sisi lain, Kepala Seksi (Kasi) Pemakaman Umum, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP), Sawaras Budi Kusuma, menyebutkan, sosialisasi relokasi makam Bong Mojo saat ini memasuki tahap akhir, sembari mempersiapkan proses lelang. Sosialisasi, tambahnya, memang harus dilakukan secara intens, sebab ahli waris di pemakaman yang kini tak dipergunakan lagi, sebagian besar tidak diketahui.

Lewat sosialaisasi, diharapkan para ahli waris bersedia mendaftarkan diri, sebab terkait dengan lokasi pemindahan. Ada dua pemakaman umum yang disiapkan untuk relokasi, masing-masing Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purwoloyo dan TPU Daksinoloyo. "Ahli waris yang mendaftarkan diri, akan diberi prioritas lokasi pemindahan ke TPU Purwoloyo yang relatif dekat dengan Bong Mojo, sedangkan makam yang tidak diketahui ahli warisnya, dipindahkan ke TPU Daksinoloyo," jelas Sawaras.

Hingga saat ini, tambahnya, baru lima ahli waris mendaftarkan diri, padahal jumlah makam di Bong Mojo yang hendak dipindahkan tercatat 190 unit. Dijadwalkan, pada akhir tahun ini, seluruh makam di Bong Mojo telah dipindahkan, sehingga setiap saat lahan tersebut setiap saat siap dimanfaatkan untuk membangun RSUD Jebres.(Hut)

BERITA REKOMENDASI